Makam Misterius di Tepi Jalan Jadi Peringatan Pembuang Sampah Sembarangan

Kompas.com - 20/10/2020, 16:53 WIB
Pengguna jalan melintasi makam buatan di tepi jalan menuju fly over Tol Solo-Ngawi tepatnya di Desa Pandeyan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2020). Makam itu dibuat oleh Raspala Desa Pandeyan sebagai peringatan pembuang sampah sembarangan. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIPengguna jalan melintasi makam buatan di tepi jalan menuju fly over Tol Solo-Ngawi tepatnya di Desa Pandeyan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2020). Makam itu dibuat oleh Raspala Desa Pandeyan sebagai peringatan pembuang sampah sembarangan.

Sejak adanya makam buatan tersebut, warga yang membuang sampah sembarangan di tepi jalan menuju fly over Tol Solo-Ngawi berkurang.

"Makam buatan ini terbukti efektif tidak ada lagi warga yang membuang sampah sembarangan di tempat itu," tutur dia.

Lingga menceritakan kawasan itu sudah bertahun-tahun digunakan sebagai tempat pembuangan sampah. Padahal, kawasan itu bukan tempat pembuangan resmi.

Baca juga: Pemkab Sleman Tambah 20 Lubang Makam Khusus Covid-19 di TPU Madurejo

Bahkan, kawasan tersebut sampai dipasangi kamera closed-circuit television (CCTV) untuk memantau warga yang membuang sampah sembarangan.

"Kami datangi yang membuang sampah itu. Mereka sempat jera," ujar dia.

Setelah ada proyek pembangunan jalan bebas hambatan bagian dari Trans Jawa, kawasan itu sempat bersih dari tumpukan sampah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, tidak lama kemudian kawasan itu kembali dijadikan tempat membuang sampah oleh warga tidak bertanggung jawab.

"Setelah itu dijadikan tempat untuk membuang sampah lagi. Karena tidak ada tiang listrik tidak bisa kita pasangi CCTV," tutur dia.

Baca juga: Banjir Bandang di Tanggamus Lampung, 50 Makam Rusak, 3 Jenazah Hanyut

Lingga menyampaikan warga yang membuang sampah di kawasan itu rata-rata berasal dari luar Pandeyan. Mereka membuang sampah ketika kondisi sepi.

"Sebenarnya yang membuang sampah itu dari luar Pandeyan. Mereka membuang sampah dalam jumlah banyak pakai mobil dan pakai bronjong. Membuangnya malam hari," ujar dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.