Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nomor Ponsel Calon Bupati Petahana di Pilkada Malang Diretas

Kompas.com - 18/10/2020, 18:39 WIB
Andi Hartik,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

MALANG, KOMPAS.com - Nomor ponsel calon petahana di Pilkada Malang, M Sanusi, diretas orang tak bertanggung jawab.

Peretas mengirimkan pesan singkat berisi tentang tagihan utang kepada sejumlah kontak yang tersimpan di ponsel itu.

Peretasan nomor ponsel itu diketahui melalui akun Instagram pribadi Sanusi, abahsanusi.n1.

Lewat akun itu, Sanusi mengunggah tangkapan layar yang berisi pesan singkat dari nomor ponselnya yang diretas.

Baca juga: Istri Pertama Siswa SMK di Lombok: Waktu Itu Saya Kira Dia Tamu Mau Menjenguk, Ternyata...

Dalam unggahan itu, Sanusi meminta masyarakat mengabaikan pesan yang didapat dari nomor tersebut.

Ketua Tim Pemenangan Kampanye Sanusi-Didik Gatot Subroto, Hari Sasongko mengatakan, kasus peretasan itu tak mengganggu jadwal kampanye Sanusi.

Hari mengatakan, pihaknya bergerak cepat menginformasikan peretasan nomor ponsel itu kepada publik.

"Sampai saat ini belum mengganggu, maka kami cepat mensosialisasikan adanya peretasan ini," katanya melalui sambungan telpon, Minggu (18/10/2020).

Hari belum bisa memastikan peretasan itu terkait Pilkada Kabupaten Malang atau bukan.

Pihaknya masih mengumpulkan bukti dari kasus peretasan itu.

"Kami masih menunggu bukti dari tim. Jika ada pelanggaran UU ITE dan terkait dengan Pilkada itu adalah cara-cara yang melanggar hukum," katanya.

Baca juga: Warga Lihat Terpidana Cai Changpan Sebelum Ditemukan Tewas, Kades: Dia ke Sini Lewat Hutan...

Sanusi menggandeng Didik Gatot Subroto untuk bertarung di Pilkada Kabupaten Malang 2020.

Pasangan itu didukung Koalisi Malang Makmur yang terdiri dari PDI-Perjuangna, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Nasdem, dan PPP.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com