Diduga Rem Blong, Minibus Rombongan Wisata Tabrak Gapura dan Masuk Jurang, Begini Kronologinya

Kompas.com - 16/10/2020, 17:40 WIB
Ilustrasi Kecelakaan Mobil HANDININGIlustrasi Kecelakaan Mobil

KOMPAS.com - Diduga mengalami rem blong, sebuah minibus yang membawa rombongan wisata ke Tawamangun, Karanganyar, Jawa Tengah, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Jatiyoso-Matesih tepatnya di Dusun Kangsi, Desa Karangsari, Kecamatan Jatiyoso, Jateng, pada Rabu (14/10/2020).

Akibat kecelakaan itu, dua orang meninggal dunia dan tiga luka ringan.

Dua korban meninggal yakni, sopir bus bernama Muhammad Solikhin (33), dan satu penumpang yang duduk di depan.

Baca juga: Kronologi Wanita yang Mengaku Istri Jaksa Marahi Petugas Saat Terjaring Razia Masker, Dilaporkan ke Polisi

Polisi menduga, kecelakaan tunggal yang mengakibatkan dua orang tewas itu karena rem yang tidak berfungsi atau blong.

"Dugaan sementara karena rem tidak berfungsi atau blong. Tapi masih akan kita cek lagi," kata Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Maulana Ozar saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis, (15/10/2020).

Kata Maulana, dalam minibus itu ada 13 orang terdiri dari 12 penumpang dan satu sopir.

"Yang meninggal sopir sama satu penumpang depan. Luka ringan ada tiga penumpang," ujarnya.

Baca juga: Minibus Rombongan Wisata ke Tawangmangu Tabrak Gapura dan Masuk Jurang, 2 Tewas

Diceritakan Maulana, kecelakaan tunggal itu bermula dari mobil yang dikemudikan Solikhin berangkat dari Dusun Kedung Winong, Sukoharjo pukul 10.00 WIB dengan tujuan Tawamangun.

Saat melintas di Desa Karangsari, sopir mengurangi kecepatan dengan menurunkan gigi tiga ke satu, karena jalan yang ekstrem. Namun, sulit dilakukan dan terjadi gigi netral.

Kemudian, minibus itu tidak bisa dikendalikannya karena rem yang tidak berfungsi atau blong.

Baca juga: Saya Tidak Tahan Lagi Selalu Diperlakukan Kasar

Sang sopir kemudian mengambil langkah dengan menabrakan mobil yang dikemudikannya ke gapura batas Desa Karangsari dengan Desa Wukirsawit. Setelah itu, minibus tersebut terpental dan masuk ke jurang.

Sementara itu, Kapolsek Jatiyoso Iptu Subarkah mengatakan, kecelakaan tunggal itu terjadi diduga sopir tersebut tidak menguasai medan.

"Pengemudi tidak menguasai medan karena medan tersebut sangat ekstrem (pengemudi luar wilayah Kecamatan Jatiyoso)," katanya.

Baca juga: Seorang Istri Ajak 2 Pria Bersetubuh di Rumahnya Saat Suami Sedang Pergi, Digerebek Warga

 

(Penulis : Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor : Khairina)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

Regional
Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Budi dan Yudi Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Cerita Budi dan Yudi Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Regional
5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

Regional
Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Regional
Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Regional
Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Regional
Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Regional
Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Regional
Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Regional
Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Regional
Jadi Wali Kota Medan, Bobby Nasution: Kita Buang Semua Ego agar Dapat Berkolaborasi

Jadi Wali Kota Medan, Bobby Nasution: Kita Buang Semua Ego agar Dapat Berkolaborasi

Regional
Usai Dilantik Jadi Bupati, Mukti Agung Wibowo: Gaji Saya untuk Warga Pemalang

Usai Dilantik Jadi Bupati, Mukti Agung Wibowo: Gaji Saya untuk Warga Pemalang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X