Minibus Rombongan Wisata ke Tawangmangu Tabrak Gapura dan Masuk Jurang, 2 Tewas

Kompas.com - 15/10/2020, 10:56 WIB
Ilustrasi kecelakaan SHUTTERSTOCKIlustrasi kecelakaan

SOLO, KOMPAS.com - Minibus yang membawa rombongan wisata ke Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah mengalami kecelakaan di Jalan Jatiyoso-Matesih tepatnya di Dusun Kangsi RT 001, RW 001 Desa Karangsari, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Jawa Tengah pada Rabu (14/10/2020).

Minibus yang dikemudian Muhammad Solikhin (33) menabrak gapura pembatas desa hingga terpental masuk ke jurang. Akibatnya, dua orang meninggal dan tiga luka ringan.

Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Maulana Ozar mengatakan, dua korban meninggal tersebut adalah sopir dan satu orang penumpang yang duduk di depan.

Baca juga: Sedang Dorong Motor, Seorang Pria Tewas Tertimpa Muatan Truk yang Kecelakaan

Satu orang penumpang ini sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Karena lukanya yang cukup serius akhirnya meninggal.

"Ada 13 orang dalam minibus. 12 penumpang dan satu sopir. Yang meninggal sopir sama satu penumpang depan. Luka ringan ada tiga penumpang," kata Maulana saat dikofirmasi Kompas.com, Kamis (15/10/2020).

Kecelakaan tunggal tersebut bermula minibus yang dikemudikan Muhammad Solikhin berangkat dari Dusun Kedung Winong, Sukoharjo pukul 10.00 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mini bus membawa rombongan 12 penumpang dengan tujuan Tawangmangu. Dalam perjalanan mini bus tersebut melintas Kecamatan Jatipuro - Kecamatan Jatiyoso.

Sekitar pukul 11.15 WIB rombongan melintas Desa Karangsari, Kecamatan Jatiyoso dengan medan jalan yang sangat ekstrim. Sopir hendak mengurangi gigi dari tiga ke satu.

Akan tetapi, sulit dilakukan dan terjadi gigi netral kemudian minibus tidak bisa dikendalikan karena rem tidak berfungsi atau blong.

Sopir mengambil langkah menabrakkan minibus tersebut pada gapura batas Desa Karangsari dengan Desa Wukirsawit. Setelah menabrak gapura, minibus tersebut terpental ke jurang.

"Dugaan sementara karena rem tidak berfungsi atau blong. Tapi masih akan kita cek lagi," terang Maulana.

Baca juga: Sopir Bus Tak Tahu Medan dan Rem Blong Penyebab Kecelakaan di Tawangmangu

Terpisah, Kapolsek Jatiyoso Iptu Subarkah menambahkan, kecelakaan tunggal yang terjadi diduga sopir mini bus tidak menguasai medan. Sebab, medan jalan yang dilewati sangat ekstrem.

"Pengemudi tidak menguasai medan karena medan tersebut sangat ekstrem (pengemudi luar wilayah Kecamatan Jatiyoso)," terang dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X