Kapolda Banten: Pelajar Ikut Demo atas Kemauan Sendiri

Kompas.com - 16/10/2020, 15:32 WIB
Pelajar diamankan jajaran Polda Banten KOMPAS.com/RASYID RIDHOPelajar diamankan jajaran Polda Banten

SERANG, KOMPAS.com - Sebanyak 270 pelajar diamankan saat ikut berunjuk rasa menolak Undang-undang Omnibus Law di wilayah hukum Polda Banten. Mereka didominasi pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Banten.

Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar mengatakan, pelajar ikut berdemo atas kemauannya sendiri, bukan karena ajakan kelompok apa pun.

"Sampai saat ini masih individual yang ada di Banten, ya. Yang di luar Banten saya tidak mengomentari. Tidak menjurus kepada suatu organisasi ataupun terorganisir perintah-perintah, tidak," ujar Fiandar kepada Kompas.com di Mapolda Banten, Jumat (16/10/2020).

Baca juga: Gubernur Banten Surati Jokowi soal Omnibus Law Cipta Kerja, Ini Isi Suratnya

Termasuk empat orang pelajar yang diamankan saat aksi unjuk rasa berujung bentrok dengan pihak kepolisan di depan Kampus UIN Sultan Maulana Hasanudin, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Serang, pada tangga 6 Oktober 2020 lalu.

Menurutnya, mereka berunjuk rasa atas inisiatif sendiri.

Fiandar menyebutkan, mereka yang diamankan itu yakni RR (16), MF (17), MIM (16) dan MM (17).

Mereka tidak berafiliasi dengan kelompok-kelompok atau organisasi tertentu seperti di Jakarta dan Medan.

"Siapa auktor intelektual di belakangnya sementara ini masih terputus. Dalam arti mereka sifatnya individual, melempar (batu) mungkin spontan saat itu," ujar Fiandar.

Baca juga: Tolak UU Cipta Kerja, 50.000 Buruh Banten Akan Kembali Berunjuk Rasa

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan, adanya pelajar yang ikut demo merupakan tanggung jawab semua pihak untuk bersama sama ikut menjaga, mengimbau, dan mencegahnya.

"Para orangtua juga punya peran penting untuk ikut mengedukasi anaknya, untuk memantau aktifitasnya," kata Edy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nur, Mantan Pegawai BCA Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Regional
Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Regional
Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Regional
Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Regional
Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X