Kompas.com - 09/10/2020, 19:58 WIB
Polisi tangkap demonstran anarkis di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (8/10/2020). KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZALPolisi tangkap demonstran anarkis di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (8/10/2020).

KOMPAS.com - Polisi menetapkan 14 orang menjadi tersangka saat demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Surabaya dan Malang.

Belasan pengunjuk rasa itu disebut melakukan tindak pidana perusakan.

Sedangkan 620 pengunjuk rasa yang sebelumnya juga diamankan, telah dipulangkan. Mayoritas yang ditangkap merupakan pelajar yang sudah diserahkan kepada orangtua mereka.

Baca juga: Tega Sekali, Aku Bangun Kota Ini Setengah Mati, Kenapa Kamu Hancurin

Dipulangkannya 620 orang ini untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran menuturkan bahwa pihaknya mempersilakan siapa saja untuk menyampaikan aspirasi.

Baca juga: Demonstran Rusak Fasilitas Umum, Risma: Tega Sekali Kamu, Saya Setengah Mati Bangun Kota Ini

Namun, polisi tidak bisa mentoleransi siapapun yang melakukan tindakan anarkistis hingga merusak sejumlah fasilitas umum.

"Saya hanya ingin mengedukasi, saya ingin mengedukasi adik-adik saya pelajar, mahasiswa dan teman-teman saya saudara saya buruh, silakan menyampaikan aspirasi, pendapat, kami polisi akan mengawal," ujar Fadil dikutip dari Suryamalang, Jumat (9/10/2020).

"Tapi saya tidak akan mentoleransi siapapun yang melakukan tindakan anarkis. Membakar fasilitas umum, merusak kendaraan-kendaraan milik Polri maupun milik masyarakat," ujar Kapolda menambahkan.

Fadil juga meyakini bahwa pelaku perusakan bukan lah pelajar, mahasiswa, atau buruh yang memiliki niat menyampaikan aspirasi.

Kapolda menyebut ada pihak-pihak yang sengaja menyusup dan memprovokasi massa untuk ricuh.

"Saya sangat sayang dengan Kota Surabaya, dengan Jatim. Saya kira kita semua tidak ingin Kota Surabaya yang indah ini dirusak orang-orang yang tidak bertanggung jawab," tambah Fadil.

Fadil menambahkan, pihaknya juga telah melakukan rapid test terhadap para demonstran yang diamankan. Jika rapid testnya positif, mereka langsung diswab.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko enggan menuturkan status atau peran 14 pengunjuk rasa yang ditetapkan sebagai tersangka.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X