Tawuran Warga di Tengah Aksi Demo Omnibus Law, 8 Orang Diamankan

Kompas.com - 07/10/2020, 20:36 WIB
Para mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Sultan Alauddin Makassar, Rabu (7/10/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANPara mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Sultan Alauddin Makassar, Rabu (7/10/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Tawuran antara dua kelompok warga terjadi saat mahasiswa menggelar aksi demo menolak omnibus law Undang-undang (UU) Cipta Kerja di sekitar Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakukkang, Makassar, Rabu (7/10/2020).

Kasat Shabara Polrestabes Makassar Kompol Wahyu Basuki mengatakan, ada delapan orang yang ditangkap karena diduga terlibat tawuran tersebut.

"Masih diselidiki dulu karena tadi pada saat diamankan kami langsung bawa ke mako Polrestabes," ujar Wahyu saat diwawancara wartawan, Rabu (7/10/2020) malam.

Baca juga: Demo Tolak Omnibus Law di Makassar, Mahasiswa Kembali Tutup Jalan

Dari sejumlah orang yang ditangkap, polisi menyita beberapa buah anak panah.

Meski tawuran tersebut terjadi di sekitar aksi demo mahasiswa, Wahyu menjelaskan hal itu tidak mengganggu demonstrasi mahasiswa yang menolak UU Cipta Kerja

Aksi yang digelar di Makassar hari ini, masih dalam situasi kondusif meski sempat menimbulkan kemacetan usai demonstran menutup jalan.

Menurut Wahyu, jumlah peserta aksi unjuk rasa juga tidak sebanyak bila dibandingkan jumlah massa dalam Aksi Reformasi Dikorupsi 2019 lalu.

Baca juga: Peneror Panggilan Video Cabul Mahasiswi UIN Makassar Ditangkap Polisi

"Memang masyarakat juga bisa memiliah informasi kebenarannya dan kemudian saat ini (aksi) pada masa pandemi (sehingga) masyarakat ataupun warga masih ketakutan," ujar Wahyu. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
Pesona Mata Biru dari Siompu

Pesona Mata Biru dari Siompu

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X