Kericuhan Saat Demo di Bandung, Sejumlah Orang Ditangkap

Kompas.com - 07/10/2020, 20:35 WIB
Apra demonstran di Bandunh saat terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian dalam aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (7/10/2020). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIApra demonstran di Bandunh saat terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian dalam aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (7/10/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Kericuhan terjadi pada aksi demo penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Rabu (7/10/2020).

Pada unjuk rasa di hari kedua ini, polisi menangkap sejumlah orang untuk diperiksa.

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya mengatakan bahwa kericuhan ini terjadi saat massa berusaha mendobrak gerbang Gedung DPRD Jabar.

Baca juga: Soal Vonis Bebas Febi, Ini Tanggapan Ibu Kombes

Massa sambil melempar batu dan bertindak anarkis.

"Maka kita pukul mundur dan kita lakukan penyisiran, sehingga mereka bisa membubarkan dan clear di kawasan DPRD dan Gedung Sate," kata Ulung di Gedung Sate, Rabu (7/10/2020).

Ulung menegaskan bahwa kelompok yang terlibat kericuhan ini bukan kelompok mahasiswa ataupun buruh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Demo di Padang Ricuh, Ketua DPRD Sumbar Dilempari

Menurut Ulung, massa yang terlibat kericuhan berasal dari kelompok lain yang sampai saat ini masih ditelusuri oleh polisi.

Kelompok tersebut, menurut Ulung, sengaja memancing emosi petugas di lapangan.

"Tapi yang jelas mereka bukan kelompok dari mahasiswa atau buruh," ujar Ulung.

Baca juga: Video Viral Penyerangan di Depan Pizza Hut, Ini Kejadian Sebenarnya

Ulung mengaku belum mengetahui pasti berapa jumlah orang yang ditangkap terkait kericuhan yang terjadi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X