Kompas.com - 05/10/2020, 09:39 WIB
Ilustrasi tes Covid-19, deteksi Covid-19, pengujian virus corona. ShutterstockIlustrasi tes Covid-19, deteksi Covid-19, pengujian virus corona.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Santri salah satu pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Banyumas, jawa Tengah, yang dinyatakan sembuh dari virus corona (Covid-19) terus bertambah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto menyampaikan, hingga Minggu (4/10/2020) dari total 328 santri yang terpapar Covid-19, sebanyak 73 di antaranya telah dinyatakan sembuh.

"Sebagian besar santri kondisinya sehat, sehingga tingkat kesembuhannya cukup tinggi. Sampai kemarin sudah ada 73 santri yang sembuh," kata Sadiyanto saat dihubungi, Senin (5/10/2020).

Baca juga: 328 Santri di Banyumas Terpapar Covid-19, Forum Ponpes: Ini Bukan Aib

Sadiyanto mengungkapkan, hingga kemarin terdapat 17 santri yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Sebagian besar menjalani karantina di empat tempat berbeda.

Rincinnya, di tempat karantina Balai Diklat Baturraden sebanyak 97 orang, Pondok Slamet (88 orang), Wisma Wijayakusuma (47 orang), dan isolasi di dalam ponpes (2 orang).

"Dengan penanganan yang cepat dan tepat dan penerapan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan pesantren, mudah-mudahan dalam waktu dekat klaster ini dapat segera teratasi," harap Sadiyanto.

Lebih lanjut Sadiyanto mengatakan, pihaknya telah mengambil sampel swab sebanyak 631 orang di ponpes. Seluruh hasil laboratorium telah diterima.

Baca juga: 328 Santri di Banyumas Terjangkit Covid-19, 20 Sudah Sembuh

Menurut Sadiyanto, hingga hasil laboratorium terakhir, tidak ada penambahan santri yang terpapar Covid-19.

Jumlah yang terpapar dari beberapa gelombang tes swab sebanyak 328 orang.

Sebanyak 120 di antaranya merupakan warga Banyumas dan sisanya ber-KTP luar daerah.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 328 santri di salah satu ponpes di Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, dinyatakan positif Covid-19.

Awalnya terdapat tiga orang yang lebih dulu terkonfirmasi Covid-19.

Selanjutnya pada 24 September bertambah 126 orang, 26 September bertambah 63 orang dan 30 September bertambah 136 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X