Wagub Jabar: Covid-19 Jangan Jadi Alasan Minta Bantuan pada Pemerintah

Kompas.com - 04/10/2020, 08:18 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri haul pertama KH Mujahid Badruzzaman, Sabtu (03/10/2020) di Pondok Pesantren Al Falah Biru, Desa Mekargalih Kecamatan Tarogong Kidul KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGWakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri haul pertama KH Mujahid Badruzzaman, Sabtu (03/10/2020) di Pondok Pesantren Al Falah Biru, Desa Mekargalih Kecamatan Tarogong Kidul

GARUT, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meminta masyarakat tidak menjadikan pandemi Covid-19 sebagai alasan untuk tidak bergerak dan berusaha melakukan aktivitas ekonomi.

Uu berharap pandemi tidak jadi alasan bagi warga untuk meminta bantuan pada pemerintah.

"Jangan sampai, Covid dijadikan alasan untuk tidak bergerak dan berusaha, apalagi sampai jadi alasan untuk meminta bantuan pada pemerintah," kata Uu saat menghadiri haul KH Mujahid Badruzzaman di Pondok Pesantren Al Falah Biru, Mekargalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Sabtu (3/10/2020).

Baca juga: Sejumlah Hotel di Jabar Menolak Jadi Tempat Isolasi, Ini Alasannya

Uu menyampaikan, pemerintah memiliki keterbatasan dari segi kemampuan dan anggaran.

Ia berharap masyarakat tetap berusaha dan bekerja, dengan tidak hanya mengandalkan pemerintah.

"Jangan sampai gara-gara Covid, ujung-ujungnya minta bantuan pada pemerintah, tidak dapat ngambek," kata Uu.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Oktober 2020

Menurut Uu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memerintahkan warganya untuk tetap bergerak dan melakukan aktivitas ekonomi.

Namun, hal itu tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Masyarakat harus meningkatkan aktivitas ekonomi sekalipun dalam suasana Covid, tapi dengan menjaga protokol kesehatan," kata Uu.

Uu mengakui, banyak yang meminta bantuan kepada pemerintah karena Covid-19.

Namun, saat tidak mendapatkan bantuan, warga malah marah kepada pemerintah.

"Banyak yang tidak dapat bantuan bansos dari pemerintah kan marah-marah," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Regional
Jaksa Ajukan Banding terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Jaksa Ajukan Banding terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Regional
Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Regional
Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Regional
Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Regional
Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Regional
Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X