Cerita Tetangga Rumah Tua Milik Mantan Bupati yang Fotonya Viral di Media Sosial

Kompas.com - 28/09/2020, 09:47 WIB
Rumah di Kapanewon Ponjong Gunungkidul KOMPAS.COM/MARKUS YUWONORumah di Kapanewon Ponjong Gunungkidul

YOGYAKARTA,KOMPAS.com-Rumah di Padukuhan Pati, Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi perbincangan di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Bangunan didirikan pada sekitar 1920-1925 itu disebut-sebut sebagai rumah terbaik di Gunungkidul pada masanya.

Saat ini, bangunan tua itu tinggal bagian depannya saja sudah tampak lapuk.

Baca juga: Cerita Rumah Tua Milik Mantan Bupati Gunungkidul yang Viral di Media Sosial

Kondisinya sudah miring dan di dalamnya sudah banyak tiang-tiang kecil untuk mencegah agar bangunan tersebut tidak roboh.

Gentingnya sudah banyak yang bergeser menyebabkan lubang.

Di ruangan tengah, terdapat beberapa kursi dan meja dibiarkan berdebu. Ruang tengah, lantainya terbuat dari batu putih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu warga sekitarnya, Parti, menceritakan rumah itu merupakan milik mantan Bupati Gunungkidul, Prawiro Suwignyo.

Parti yang sudah lama tinggal dekat rumah itu, masih ingat saat bangunan tersebut masih terawat.

"Rumahnya itu asri sekali, orang mau datang ke sini saja sungkan," ucap Parti ditemui di lokasi Minggu (27/9/2020).

Baca juga: 185 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Gunungkidul

Suyana warga lainnya menambahkan, di sekitar rumah ditumbuhi pohon buah seperti mangga, kelengkeng, hingga sawo.

Rumah tersebut terdiri dari tiga bangunan yaitu bangunan depan, belakang dan samping kiri.

Kemudian ada bangunan bagian belakang yang berarsitektur limasan.

Di depan rumah juga terdapat lapangan bulu tangkis yang dulu diterangi dengan petromaks.

"Dulu ada empat petromaks untuk menerangi lapangan, karena waktu itu belum ada listrik," ucap Suyana.

Rokib, seorang pensiunan polisi yang juga keponakan dari Prawiro Suwignyo, menceritakan bagian kiri rumah itu sempat dijual untuk Balai Padukuhan Tanggul Angin. 

Baca juga: Tak Ingin Dapat Beras Berkutu, Bupati Gunungkidul Cicipi Nasi Sebelum Bantuan Dibagikan

Namun, bagian rumah itu kembali dibeli anak Prawiro Suwignyo setelah ayahnya meninggal.

"Saya pernah tinggal di sana 1948 karena bapak saya diminta menunggu rumah di sana," ucap Rokib.

Rumah dengan luas tanah 4.000 meter itu mulai terbengkalai saat keluarga Prawiro pindah ke Jawa Timur.

Sedangkan Rokib yang ditugaskan menjaga rumah juga pindah tugas.

"Saya pernah tugas di Papua. Jadi tidak pernah ke sini," ucap Rokib.

Seorang cucu Pawiro Suwignyo, Martanty Soenar Dewi, berencana memugar rumah itu untuk kembali dijadikan tempat tinggal.

"Akan dikembalikan ke bentuk awalnya," ucap Martanty.

Baca juga: Orang yang Tertangkap Tak Pakai Masker di Gunungkidul Harus Konser Dalam Pasar

Kabid Warisan Budaya, Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul Agus Mantara, mengatakan pihaknya akan melakukan kajian jika memenuhi syarat sesuai dengan Undang-undang nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya pasti akan masukkan ke cagar budaya.

Semua itu sesuai dengan Perda DIY No.6 tahun 2012 tentang Warisan Budaya dan Cagar Budaya serta Pergub No.62 tahun 2013 tentang Pelestarian Cagar Budaya.

"Kita intervensi untuk studi kelayakan, studi teknis dan mungkin nanti pada pembangunan fisiknya. Yang penting nanti yang bersangkutan tidak keberatan untuk kami jadikan sebagai cagar budaya," ucap Agus.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.