Ada Klaster Ponpes di Purwokerto dan Kebumen, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Kompas.com - 24/09/2020, 21:58 WIB
Ilustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona

SEMARANG, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Jawa Tengah mengungkapkan adanya kemunculan klaster baru penularan Covid-19 di sejumlah pondok pesantren.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan, kembali menemukan klaster penyebaran Covid-19 tersebut di daerah Kebumen dan Purwokerto.

Kendati tak menyebutkan nama pondok pesantren tersebut, dia meminta masyarakat untuk tetap waspada dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Banyak klaster yang muncul di Jateng. Kemarin kita menemukan klaster ponpes di Purwokerto dan Kebumen. Ini harus diwaspadai," ujarnya saat konferensi pers virtual, Kamis (24/9/2020).

Baca juga: Bertambah 62 Kasus Covid-19 di Banyumas, Klaster Ponpes Penyumbang Terbanyak

Yulianto belum bisa memastikan berapa jumlah orang yang terpapar Covid-19 pada klaster ponpes tersebut.

Sebab, saat ini sedang dilakukan upaya tracing dan tes massal untuk selanjutnya menunggu hasil uji spesimen.

"Karena kita baru tracing kontak kemarin. Jadi hari ini kita masih menunggu hasil verifikasinya karena laboratoriumnya di Yogyakarta," jelasnya.

Selain klaster pondok pesantren, Yulianto juga meminta masyarakat untuk mewaspadai munculnya klaster keluarga.

Baca juga: Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Sebab penularannya bisa terjadi ke lingkungan terdekat dan memiliki dampak yang besar.

"Klaster keluarga juga harus diwaspadai. Makanya sekarang kita lagi evaluasi apa perlu lagi melakukan isolasi mandiri di rumah. Efektif atau enggak," ujarnya.

Pihaknya akan menyiapkan tempat isolasi khusus apabila karantina mandiri di rumah memang tidak efektif dilakukan.

"Untuk itu kita sudah berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Jateng. Sudah di-list hotel-hotel mana sajakah yang bisa diajak kerja sama jika kita membutuhkan tempat karantina," tandasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X