Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Kompas.com - 21/09/2020, 09:46 WIB
Ilustrasi Covid-19 Shutterstock/PetovargaIlustrasi Covid-19

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Klaster baru penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terus bermunculan.

Setelah klaster perkantoran, kini muncul klaster di pondok pesantren (ponpes).

"Contohnya (ponpes) di Kecamatan Sumbang, ini yang positif malah sudah banyak," ungkap Bupati Banyumas Achmad Husein melalui sebuah video yang dikutip Senin (21/9/2020).

Berdasarkan hasil tes swab beberapa waktu lalu, terdapat sembilan santri yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sebagian merupakan warga luar Kabupaten Banyumas.

"Kemarin saja sudah ada sembilan, enggak tahu (bisa bertambah atau tidak) tergantung hasil swab yang akan datang," ujar Husein.

Baca juga: Epidemiolog Ingatkan Potensi Penularan Covid-19 Lebih Masif Saat Kampanye Pilkada

Selain itu, seorang santri di salah satu ponpes di Kecamatan Purwokerto Utara juga terkonfirmasi positif Covid-19.

Jumlah santri yang terpapar di ponpes itu dimungkinkam bertambah, karena sebagian besar masih menunggu hasil swab.

"Ada santri lain dengan gejala mirip Covid-19 ini menunggu hasil swab. Ada 30 santri yang gejalanya kehilangan indera penciuman, tapi kami masih menunggu hasil swab, total ada 194 yang menunggu hasil swab," kata Husein.

Baca juga: Arisan RT Digelar, 16 Orang Positif Covid-19

Untuk menghindari penyebaran yang lebih luas, Husein telah meminta kedua ponpes tersebut menerapkan karantina.

"Kedua ponpes kami minta lockdown setempat, untuk melindungi, terutama guru dan orang-orang yang sudah sepuh harus dilindungi," ujar Husein.

Husein juga meminta ponpes lain di Banyumas menerapkan hal yang sama untuk melindungi orang-orang di dalamnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X