Hujan September, Bencana Alam Landa 39 Titik di Kabupaten Bogor

Kompas.com - 22/09/2020, 17:15 WIB
Situasi pasca terjadinya bencana alam di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (22/9/2020) KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANSituasi pasca terjadinya bencana alam di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (22/9/2020)

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Bencana alam terjadi di 39 titik di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (22/9/2020)

Titik bencana ini dipetakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor pasca terjadinya hujan lebat pada Senin (21/9/2020) kemarin sore.

Rangkuman data BPBD menyebutkan bahwa bencana alam yang terjadi terdiri dari bencana banjir, angin puting beliung dan tanah longsor.

Baca juga: BMKG: Sore Ini, Hujan Lebat Berpotensi Turun di Sebagian Jabodetabek dan Kabupaten Bogor

Sekretaris BPBD Kabupaten Bogor Budi Pranowo mengungkapkan, bencana alam itu tersebar di 32 desa dari 12 kecamatan yang terdampak.

"Iya ini update terbaru rekapitulasi data bencana di Kabupaten Bogor sampai tanggal 22 September 2020," kata Budi melalui keterangan tertulisnya kepada Kompas.com

Budi merinci, dari hasil penelitian tercatat ada 22 kejadian bencana tanah longsor, 9 banjir dan 7 kejadian angin puting beliung.

Sedangkan untuk wilayah yang paling parah terdampak longsor dan paling rawan adalah Desa Pancawati, Kecamatan Caringin.

Di titik ini, material longsor sempat menutup jalan penghubung Kampung Cipare dan Kampung Leweung Larangan.

Beberapa rumah juga dilaporkan roboh akibat diterjang longsor dan hujan yang terus menerus serta angin kencang.

Sebanyak 7 orang telah dilaporkan mengalami luka-luka terdiri dari 6 orang luka ringan dan 1 luka berat. Keduanya sudah dibawa ke rumah masing-masing untuk dirawat.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Regional
'Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu'

"Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu"

Regional
Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Regional
Soal Foto Komodo 'Adang' Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Regional
Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Regional
Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Regional
KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X