Jembatan di Jalan Lintas Timur Pelalawan Ambles, Kendaraan Dialihkan

Kompas.com - 19/09/2020, 20:46 WIB
Petugas mengatur lalu lintas di jembatan di Jalan Lintas Timur yang amblas di Kabupaten Pelalawan, Riau. sedangkan kendaraan dialihkan ke jalur alternatif karena jalan tidak bisa dilalui, Sabtu (18/9/2020). Dok Istimewa CITRA INDRIANIPetugas mengatur lalu lintas di jembatan di Jalan Lintas Timur yang amblas di Kabupaten Pelalawan, Riau. sedangkan kendaraan dialihkan ke jalur alternatif karena jalan tidak bisa dilalui, Sabtu (18/9/2020). Dok Istimewa

PEKANBARU, KOMPAS.com - Jembatan di Jalan Lintas Timur kilometer 57, Desa SP 5, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, ambles pada Sabtu (19/9/2020), sekitar pukul 10.00 WIB.

Peristiwa itu mengakibatkan sebuah truk pengangkut terperosok.

Kerusakan parah pada jembatan itu juga menyebabkan antrean panjang kendaraan.

Baca juga: Penambahan Kasus Corona di Riau Kembali Catat Rekor Tertinggi

Polisi lalu lintas kemudian mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif, yakni ke Jalan Bakti Praja maupun lewat Simpang Perak.

Saat ini, Jalan Lintas Timur tersebut tidak bisa dilewati kendaraan roda empat, baik dari arah Pekanbaru ke Pangkalan Kerinci maupun sebaliknya. 

Baca juga: Ini Pengakuan ASN yang Terobos Ruang Isolasi dan Merekam Video

Untuk itu, pengguna jalan dari arah Pekanbaru-Pangkalan Kerinci dan sebaliknya untuk sementara diminta berputar arah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau M Taufiq OH mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional di Riau terkait kejadian itu.

Baca juga: Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Perbaikan diperlukan segera, mengingat Jalan Lintas Timur merupakan ruas jalan nasional.

"Teman-teman Balai sudah turun ke lokasi kejadian," kata Taufik.

Selama dilakukan perbaikan, untuk sementara arus lalu lintas dialihakan ke jalan alternatif.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X