Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Kompas.com - 18/09/2020, 17:15 WIB
TB Ardi Januar selama di Wisma Atlet untuk melawan Covid-19. Dok FACEBOOK/TB ARDI JANUARTB Ardi Januar selama di Wisma Atlet untuk melawan Covid-19.


BANDUNG, KOMPAS.com – Setelah melakukan perjalanan dinas ke Bali, TB Ardi Januar melakukan tes swab.

Bukan karena merasakan ada sesuatu yang tidak beres di badannya, tapi karena peraturan tempat bekerjanya di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang mewajibkannya tes swab setelah dari luar kota.

Begitu membaca hasil tes swab, ia mematung sejenak.

Hasilnya, positif Covid-19.

Ia berusaha tenang, walau sesekali merasa bingung.

Ia lalu mengontak keluarga, teman, dan orang-orang yang pernah bertemu dengannya.

Tujuannya, agar mereka juga segera memeriksakan diri ke pusat kesehatan.

Istri dan sopirnya positif Covid-19.

Sedangkan, ketiga anak yang dipeluknya tiap hari dan Ibunya yang ia salami setiap pergi dan pulang kerja, dinyatakan negatif Covid-19.

Menuju wisma atlet

Sore harinya, sambil membawa koper berisi perlengkapan, TB membalas senyuman anaknya seraya dia meninggalkan rumah menggunakan ambulans.

Begitu sampai di Wisma Atlet dan melakukan registrasi, ia menjalani berbagai pemeriksaan oleh para tenaga kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri (APD).

Keesokan harinya, istrinya tiba di Wisma Atlet.

Awalnya ia menganggap ini musibah. Namun, lama-lama ia menganggapnya anugerah dan jalan untuk mengucap syukur kepada Allah.

“Bagaimana tidak bersyukur, dengan mata kepala sendiri, gue lihat ada seorang Bapak datang ke Wisma Atlet sendiri pada sore hari. Padahal istrinya baru meninggal dunia tadi pagi,” tutur TB saat menjawab pertanyaan Kompas.com, belum lama ini.

Lalu ada seorang ayah yang bukan pasien, tapi harus menemani anaknya yang masih kecil karena positif Covid-19.

Ada pula anak bayi yang masih menyusui dinyatakan positif dan harus ditemani ibunya yang negatif.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X