2 Pedagang Positif Corona, Pasar Terbesar di Kabupaten Tegal Ditutup

Kompas.com - 19/09/2020, 19:02 WIB
Petugas Satpol PP Kabupten Tegal, Jumat (18/9/2020) sore memasang garis penutupan Pasar Trayeman Slawi yang diberlakukan mulai Sabtu-Senin (19-21/9/2020) menyusul dua pedagang terkonfirmasi positif Covid-19.  (Foto: Dok. Humas Pemkab. Tegal) KOMPAS.com/Tresno SetiadiPetugas Satpol PP Kabupten Tegal, Jumat (18/9/2020) sore memasang garis penutupan Pasar Trayeman Slawi yang diberlakukan mulai Sabtu-Senin (19-21/9/2020) menyusul dua pedagang terkonfirmasi positif Covid-19. (Foto: Dok. Humas Pemkab. Tegal)


TEGAL, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, memutuskan untuk menutup sementara Pasar Trayeman Slawi.

Hal itu menyusul dua pedagang pasar yang terkonfirmasi positif terjangkit virus corona atau Covid-19.

Penutupan operasional salah satu pasar terbesar di Kabupaten Tegal itu berlaku mulai hari ini, Sabtu (19/9/2020).

Baca juga: Raih Nilai Tertinggi, Peserta SKB CPNS Ini Jawab Semua Soal dengan Benar

Penutupan pasar hingga Senin mendatang.

Bupati Tegal Umi Azizah bersama anggota Satgas Covid-19 sempat menyosialisasikan disiplin protokol kesehatan dan menyampaikan rencana penutupan tersebut kepada warga dan pedagang pasar pada Jumat kemarin.

"Penutupan untuk memastikan tidak ada virus yang menempel di area pasar. Penyemprotan dengan cairan disinfektan akan dilakukan selama tiga hari, terhitung mulai Sabtu hingga Senin," kata Umi dalam keterangan tertulis yang dirilis Humas Pemkab Tegal, Sabtu.

Baca juga: Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Umi mengatakan, awalnya pasar akan ditutup mulai Jumat.

Namun, pihaknya masih memberikan toleransi kepada pedagang untuk mempersiapkan diri dan menata barang dagangan, agar saat dilakukan sterilisasi nanti tidak terkontaminasi cairan disinfektan.

Melalui pengeras suara, Umi juga menyampaikan bahwa Pemkab Tegal telah mengeluarkan Peraturan Bupati Tegal Nomor 62 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Penularan Covid-19 di Kabupaten Tegal.

Menurut Umi, selain dikenakan sanksi sosial, pelanggar protokol kesehatan juga akan dikenakan sanksi administratif berupa denda yang besarnya bervariasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekam Jejak Kejahatan Samsul, Bacok Anak 9 Tahun dan Perkosa Ibunya, hingga Tewas di Tahanan

Rekam Jejak Kejahatan Samsul, Bacok Anak 9 Tahun dan Perkosa Ibunya, hingga Tewas di Tahanan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Oktober 2020

Regional
Camat Ini Langgar Netralitas ASN dengan Kampanye Terselubung untuk Istri Bupati Buru Selatan

Camat Ini Langgar Netralitas ASN dengan Kampanye Terselubung untuk Istri Bupati Buru Selatan

Regional
Masa Tahanan Polisi Penembak Warga Selesai, Korban Tuntut Proses Pidana

Masa Tahanan Polisi Penembak Warga Selesai, Korban Tuntut Proses Pidana

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 Oktober 2020

Regional
Bripka DA Tembak Pria yang Diduga Depresi hingga Tewas, Bermula Diserang Tiba-tiba

Bripka DA Tembak Pria yang Diduga Depresi hingga Tewas, Bermula Diserang Tiba-tiba

Regional
Ketua Gerindra Solo Kenang Nunung Sugiantoro sebagai Sosok yang Santun

Ketua Gerindra Solo Kenang Nunung Sugiantoro sebagai Sosok yang Santun

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 21 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 21 Oktober 2020

Regional
Pura-pura Menolong Pengendara Mogok, 3 Perampok Ini Rampas Ponsel

Pura-pura Menolong Pengendara Mogok, 3 Perampok Ini Rampas Ponsel

Regional
Berhenti Jadi Sopir karena Pandemi, Astika Buka Usaha Kopi Sepeda, Terinspirasi dari Jerman

Berhenti Jadi Sopir karena Pandemi, Astika Buka Usaha Kopi Sepeda, Terinspirasi dari Jerman

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 Oktober 2020

Regional
Video Viral Uang Pengemis Dirampas, 3 Satpol PP Jadi Tersangka

Video Viral Uang Pengemis Dirampas, 3 Satpol PP Jadi Tersangka

Regional
Bakesbangpol Surabaya: Prosedur Pengajuan Cuti Kampanye Risma Sesuai Aturan

Bakesbangpol Surabaya: Prosedur Pengajuan Cuti Kampanye Risma Sesuai Aturan

Regional
Kronologi Seorang Remaja Tikam Nelayan hingga Tewas, Terpengaruh Miras

Kronologi Seorang Remaja Tikam Nelayan hingga Tewas, Terpengaruh Miras

Regional
Polda Banten Antisipasi Rencana 10.000 Buruh Demo ke Jakarta

Polda Banten Antisipasi Rencana 10.000 Buruh Demo ke Jakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X