Cerita Mang Oleh, Pemilik Odading Rasa "Iron Man", Jualan 30 Tahun, Viral Usai Divideo Teman Anaknya

Kompas.com - 17/09/2020, 05:45 WIB
Odading dan Cakueh Mang Soleh (Oleh). KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANAOdading dan Cakueh Mang Soleh (Oleh).

KOMPAS.com- Kuliner khas Bandung, odading dan cakue Mang Sholeh (Oleh) kini ramai diperbincangkan masyarakat.

Dalam video dengan gaya nyeleneh yang viral di media sosial, disebutkan memakan odading membuat orang-orang merasa sebagai 'Iron Man'.

Sang pemilik, Mang Oleh menuturkan, kisah di balik bisnis makanan yang ternyata telah digelutinya selama puluhan tahun itu.

Baca juga: Odading Mang Oleh Laris Manis berkat Promosi Ngegas hingga Viral

Berjualan odading selama 30 tahun

Ilustrasi odading atau roti bantal goreng khas Bandung. SHUTTERSTOCK/AAN ANH Ilustrasi odading atau roti bantal goreng khas Bandung.
Kue odading Mang Oleh berlokasi di Jalan Baranangsiang, Kota Bandung, Jawa Barat.

Rupanya menjual odading dan cakue memang sudah 30 tahun digelutinya.

"Saya sudah dagang selama 30 tahun ini," kata Mang Oleh.

Ternyata, sudah sejak dulu odading Mang Oleh dikenal. Hanya saja, ketenarannya tidak seperti saat ini.

Oleh bahkan bercerita, sebelum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi presiden, SBY kerap mampir ke warung Mang Oleh untuk membeli odading.

"Pak SBY sama Bu Ani sering nongkrong di sini sebelum jadi presiden. Memang sudah jadi langganan," kata dia.

Tak hanya itu, rupanya odadingnya pernah dipesan untuk menjadi santapan George W Bush saat ia menjabat sebagai presiden Amerika Serikat dan datang ke Indonesia.

Kemudian, sejumlah selebritis pun pernah datang ke warungnya.

"Pernah juga dipesan oleh Istana Negara untuk menyambut George Bush. Pemeran sinetron Preman Pensiun juga sering mampir ke sini. Pak Bondan Maknyus juga pernah mampir. Hotel juga ambil barang dari sini, tapi enggak seramai sekarang," tutur Oleh.

"Dulu yang kerja di sini cuma dua orang. Sekarang semua anak saya ikut bantu," ujar dia.

Baca juga: Viralkan Odading Mang Oleh, Ade Londok Dapat Hadiah Ponsel dari Ridwan Kamil

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X