KILAS DAERAH

Kilas Daerah Jawa Tengah

Gubernur Ganjar Akan Evaluasi Sistem Pembelajaran Tatap Muka di Jateng

Kompas.com - 10/09/2020, 15:08 WIB

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyatakan, dirinya akan terus mengevaluasi sistem pembelajaran tatap muka. Maka dari itu, ia meminta pihak sekolah  disiplin dan ketat melaksanakan protokol kesehatan.

“Kalau perlu ada polisi sekolah. Kepala sekolah, guru, atau ketua kelas bisa patroli mengingatkan jika ada yang melanggar,” kata Ganjar, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Hal tersebut dikatakan Ganjar, saat mengunjungi SMK Negeri 1 Temanggung dan SMA Negeri 1 Parakan Temanggung, yang merupakan role model pembelajaran tatap muka di Kabupaten Temanggung, Kamis (10/9/2020).

Pada kesempatan tersebut, Ganjar masuk ke ruang kelas dan praktik guna melihat proses belajar-mengajar yang sedang berlangsung.

Ia juga memastikan keamanan pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka mulai dari pemenuhan sarana prasarana, penerapan protokol kesehatan, hingga pembatasan jumlah siswa yang masuk.

Baca juga: 7 Sekolah di Jateng Diizinkan Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

"Tinggal bagaimana guru disiplin menjaga ini, sehingga semuanya berjalan lancar. Saya tegaskan, ini bukan coba-coba, ini menyiapkan bagaimana agar anak-anak bisa beradaptasi. Sudah hari keempat pelaksanaan uji coba ini, dan alhamdulillah berjalan lancar,” kata Ganjar.

Menurut Ganjar, pemenuhan sarana prasarana di kedua sekolah tersebut sudah cukup memadai. Pembatasan tempat parkir, penyediaan tempat cuci tangan di depan kelas dan papan-papan imbauan, pengecekan suhu tubuh, serta fasilitas lainnya sudah baik.

“Semuanya sudah bagus, persiapannya sudah optimal. Memang yang agak sulit itu jaga jarak karena anak-anak tidak sadar ngobrol bareng, jawil-jawilan, dan lainnya. Padahal, itu bahaya,” kata Ganjar.

Sementara itu, terkait pembatasan jumlah siswa yang masuk, kedua sekolah tersebut hanya mengizinkan siswa yang memiliki kendaraan pribadi atau pergi ke sekolah dengan cara diantar orangtuanya. Siswa yang harus naik angkutan umum masih diminta belajar di rumah.

Baca juga: 34 Sekolah di Kota Tegal Gelar KBM Tatap Muka

Hasilnya, di SMK Negeri 1 Temanggung terdapat 72 siswa masuk sekolah, yang dibagi menjadi 6 rombongan belajar (rombel) sehingga masing-masing rombel berisi 12 siswa.

Sementara itu, di SMA Negeri 1 Parakan Temanggung, terdapat 102 siswa yang dibagi menjadi 6 kelas. Dengan begitu, masing-masing kelas berisi 17 siswa.

Ganjar pun menggunakan kesempatan tersebut untuk berdialog dengan siswa-siswi yang mengikuti pembelajaran tatap muka.

Siswa kelas 2 SMK Negeri 1 Temanggung Annisa Aprilia menyambut baik program uji coba sekolah tatap muka. Menurunya, uji coba ini mempersiapkan pembukaan sekolah pascapandemi.

“Senang sekali bisa sekolah lagi, sudah lama bosan belajar di rumah. Kalau belajar di sekolah, lebih mudah paham karena diterangkan langsung,” kata Annisa.

Baca juga: Bupati Beri Lampu Hijau, Sejumlah SMP di Banyumas Ajukan Izin Pembelajaran Tatap Muka

Annisa menambahkan, selama pihak sekolah menyiapkan sarana prasarana dengan penerapan protokol kesehatan ketat, maka siswa akan aman belajar di sekolah.

“Kalau protokol kesehatan ketat dan siswa disiplin mematuhinya, semuanya akan aman. Memang selama ini, yang paling sulit ya jaga jarak, karena biasanya kalau ketemu teman sering ngrumpi. Tapi sekarang, semuanya harus belajar jaga jarak demi keselamatan bersama," kata Annisa.

Kemudian, Ganjar pun mengorek kesulitan yang dialami para siswa selama pembelajaran tatap muka. Dari dialog tersebut, Ganjar tahu kendala yang paling sulit adalah ketaatan menjaga jarak.

“Nanti kalau ada temanmu yang nyedak-nyedak, langsung keplak (kalau ada yang mendekat, langsung pukul),” seloroh Ganjar sambil tertawa.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Regional
Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Regional
Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Regional
Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Regional
Pelantikan Menteri Baru, Gubernur Syamsuar: Alhamdulillah Putra Riau Terpilih Jadi Wamen ATR/BPN

Pelantikan Menteri Baru, Gubernur Syamsuar: Alhamdulillah Putra Riau Terpilih Jadi Wamen ATR/BPN

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.