Kompas.com - 10/09/2020, 14:49 WIB
Ari Lasso tengah berbincang soal rekaman Dewa 19 pertama kali. (Bidikan layar YouTube Video Legend). KOMPAS.com/Revi C Rantung Ari Lasso tengah berbincang soal rekaman Dewa 19 pertama kali. (Bidikan layar YouTube Video Legend).

KOMPAS.com - Konser Ari Lasso yang dijadwalkan digelar 12 September 2020 di Pasuruan, Jawa Timur, dipastikan batal diselenggarakan.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, ada beberapa alasan dibatalkannya konser tersebut.

Baca juga: Walk Out Saat Sidang Perdana, Jerinx: Seperti Tidak Berbicara dengan Manusia

Salah satunya, penyelenggara yaitu dari pihak Ari Lasso menimbang bahwa saat ini belum saatnya untuk menggelar uji coba konser.

"Gerakan bermasker ini adalah persiapan yang dulu direncanakan uji coba konser di Pasuruan, Jawa Timur. Formatnya sebenarnya gemas atau gerakan bermasker. Dengan berbagai macam telaah untuk menjaga protokol kesehatan, kalau ini dianggap aman maka bisa dijadikan role model konser, tapi sepertinya sekarang belum saatnya," ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, dikutip dari Tribunmadura, Rabu (9/9/2020).

Baca juga: Khawatir Terjadi Manipulasi, Alasan Jerinx Walk Out Saat Sidang Perdana Kasus IDI Kacung WHO

Khofifah juga meluruskan bahwa penyelenggara maupun inisiator uji coba konser tersebut bukanlah Pemprov Jatim, melainkan Ari Lasso dan tim.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, tempat yang direncanakan untuk dipilih adalah di Pasuruan dengan harapan jika berhasil akan dijadikan percontohan konser musik di era normal baru.

"Kalau ditanya kenapa uji coba, ya karena new normal saat pandemi itu tidak mudah. Sekolah juga uji coba," ucap dia.

"Tetap semua dalam kontrol tim yang akan melihat protokol kesehatan dipatuhi semua. Seluruh sektor yang masuk ke sektor ekonomi apapun, ya tetap diuji coba," kata Khofifah menambahkan.

Sebelumnya, uji coba konser tersebut direncanakan akan digelar dengan jumlah penonton 1.300 orang atau 10 persen dari kapasitas venue acara dalam kondisi normal.

 

Dalam rencana uji coba konser Ari Lasso tersebut digadang juga menampilkan Via Vallen dan Luna Maya.

Adapun rencana protokol kesehatan yang diterapkan, di antaranya adalah karcis menyatu dengan parkiran kendaraan, dan menyatu dengan seat.

Rencana lainnya, yaitu penonton ada dalam garis kotak, diperbolehkan membawa makanan sendiri, menjaga jarak, dan bermasker.

"Jadi batal, tapi bukan pemprov ya yang membatalkan. Karena penyelenggaranya memang bukan kami," ujar Khofifah.

Artikel ini telah tayang di Tribunmadura.com dengan judul: Konser Ari Lasso di Jawa Timur Dipastikan Batal, Gubernur Khofifah Sebut Alasan di Baliknya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X