Total Ada 8 Bakal Calon Kepala Daerah di Kalsel Terinfeksi Covid-19

Kompas.com - 08/09/2020, 12:41 WIB
Ketua KPUD Kalsel, Sarmudji memberikan keterangan terdapat 8 bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di Kalsel yang terinfeksi Covid-19, Selasa (8/9/2020). KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARKetua KPUD Kalsel, Sarmudji memberikan keterangan terdapat 8 bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di Kalsel yang terinfeksi Covid-19, Selasa (8/9/2020).

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kalimantan Selatan (Kalsel) Sarmudji melaporkan, terdapat total 8 bakal calon (Balon) kepala daerah dan calon wakil kepala daerah di Kalsel yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Empat bakal calon kepala daerah itu diketahui terinfeksi setelah mengikuti rangkaian tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Sedangkan empat lainnya terinfeksi setelah melakukan pemeriksaan kesehatan mandiri sebelum mendaftar di KPUD masing-masing daerah.

"Hanya empat yang melakukan pemeriksaan kesehatan dan dipastikan positif sementara sisanya itu kan diketahui positif sebelum mendaftar di KPUD masing-masing yang bersangkutan," ujar Sarmudji saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2020).

Baca juga: Bupati Muna Barat Positif Corona, Mendaftar Sebagai Calon Bupati Muna

Keseluruh bakal calon kepala daerah dan bakal calon wakil kepala daerah yang terinfeksi Covid-19, kata Sarmudji, dilaporkan dalam kondisi sehat.

Saat ini, semuanya menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing dengan pengawasan petugas kesehatan.

Usai melakukan isolasi mandiri, seluruhnya diwajibkan kembali melakukan uji swab lanjutan untuk memastikan apakah masih terinfeksi Covid-19 atau tidak.

"Mereka karantina mandiri dan mereka sehat karena tanpa gejala. Mudah-mudahan dalam beberapa hari kedepan akan di-swab lagi. Semoga saja negatif," jelasnya.

Baca juga: 11 Pasangan Calon Kepala Daerah Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Solo, Terapkan Protokol Kesehatan

Sarmudji menambahkan, pemeriksaan kesehatan lanjutan terhadap 4 bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah terpaksa ditunda.

Menurut Sarmudji, tim dokter tak berani melakukan pemeriksaan sampai seluruhnya dinyatakan sembuh sesuai pemeriksaan hasil swab terakhir.

"Pemeriksaan kesehatan yang empat ini ditunda, karena kan tim dokter gak berani.

Mudah-mudahan 10 hari ini sembuh," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Wajib Jilbab Bagi Siswi Muslim Dipertahankan, Kadisdik Padang: Biar Tidak Digigit Nyamuk

Aturan Wajib Jilbab Bagi Siswi Muslim Dipertahankan, Kadisdik Padang: Biar Tidak Digigit Nyamuk

Regional
PPKM Diperpanjang, Pemkab Wonogiri Tetap Tutup Tempat Wisata dan Larang Hajatan

PPKM Diperpanjang, Pemkab Wonogiri Tetap Tutup Tempat Wisata dan Larang Hajatan

Regional
Kabar Baik, 402 Pasien Covid-19 di RS Lapangan Ijen Malang Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik, 402 Pasien Covid-19 di RS Lapangan Ijen Malang Dinyatakan Sembuh

Regional
Wali Kota Magelang: Izinkan Saya Perpanjang PPKM

Wali Kota Magelang: Izinkan Saya Perpanjang PPKM

Regional
Tak Ingin Mengemis, Pria Tanpa 2 Kaki Ini Berjualan Keripik dengan Merangkak

Tak Ingin Mengemis, Pria Tanpa 2 Kaki Ini Berjualan Keripik dengan Merangkak

Regional
Fokus Atasi Banjir, Pemkot Banjarmasin Belum Putuskan soal Perpanjangan PPKM

Fokus Atasi Banjir, Pemkot Banjarmasin Belum Putuskan soal Perpanjangan PPKM

Regional
Fakta Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Dilakukan 2 Kali, Alasannya Takut Diceraikan

Fakta Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Dilakukan 2 Kali, Alasannya Takut Diceraikan

Regional
Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Regional
Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Regional
Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Regional
Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Regional
Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Regional
Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Regional
Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Regional
Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X