Kompas.com - 07/09/2020, 11:06 WIB
Mahyeldi-Audy Joinaldy -Mahyeldi-Audy Joinaldy

PADANG, KOMPAS.com - Sebanyak 4 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar, pada 4-6 September 2020.

Empat paslon tersebut dinyatakan telah lengkap persyaratannya dan tinggal menunggu verifikasi KPU.

"Ada empat pasangan yang mendaftar yaitu Mahyeldi-Audy Joinaldy, Nasrul Abit-Indra Catri, Fakhrizal-Genius Umar dan Mulyadi-Ali Mukhni," kata Ketua KPU Sumbar Amnasmen saat dihubungi Kompas.com, Senin (7/9/2020).

Baca juga: Rekor Kasus Tertinggi, 237 Warga Sumbar Positif Covid-19 dalam Sehari

Berikut profil singkat empat paslon yang mendaftar:

1. Mahyeldi-Audy Joinaldy

Mahyeldi dan Audy merupakan paslon pertama yang mendaftar ke KPU Sumbar pada Jumat (4/9/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan kekuatan 14 kursi di DPRD Sumbar.

Mereka telah memenuhi persyaratan minimal 13 kursi di DPRD, yakni PKS dengan 10 kursi dan PPP dengan 4 kursi.

Baca juga: Tinggalkan PDI-P, Mulyadi-Ali Mukhni Daftar Pilgub Sumbar dengan Demokrat dan PAN

Mahyeldi merupakan politisi PKS yang sudah menjabat dua periode sebagai Wali Kota Padang. Saat ini, Mahyeldi masih aktif sebagai Wali Kota.

Sementara Audy Joinaldy adalah kader PPP yang merupakan seorang pengusaha sukses di rantau dan ingin mengabdi di kampung halamannya.

2. Nasrul Abit-Indra Catri

Nasrul Abit-Indra Catri- Nasrul Abit-Indra Catri
Nasrul Abit dan Indra Catri merupakan pasangan yang diusung satu partai saja yaitu Gerindra.

Gerindra sebagai partai pemenang di Pemilihan Legislatif 2019 lalu memiliki 14 kursi dan bisa mengusung sendiri untuk paslon gubernur dan wakil gubernur.

Hal itu dibuktikan Gerindra dengan mengusung Nasrul Abit-Indra Catri tanpa ada koalisi dengan partai lain.

Nasrul Abit saat ini merupakan Ketua Dewan Pembina Gerindra Sumbar. Sebelumnya, dia sebagai Ketua DPD Gerindra dan digantikan oleh Andre Rosiade.

Nasrul Abit adalah birokrat senior yang meniti karir mulai dari Wakil Bupati Pesisir Selatan dua periode; Bupati Pesisir Selatan dua periode dan saat ini sebagai Wakil Gubernur Sumbar.

Sementara itu, calon wakilnya, Indra Catri, juga seorang birokrat yang pernah bertugas sebagai kepala dinas di Padang.

Kemudian, dia menjadi Bupati Agam dua periode. Saat ini, dia masih aktif sebagai Bupati.

3. Fakhrizal-Genius Umar

Fakhrizal-Genius Umar- Fakhrizal-Genius Umar
Pasangan Fakhrizal dan Genius Umar ini diusung koalisi tiga partai yaitu Golkar, Nasdem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Koalisi ini memiliki 14 kursi di DPRD Sumbar, yaitu Golkar 8 kursi, Nasdem 3 kursi dan PKB 3 kursi.

Sebelumnya, Fakhrizal-Genius Umar sudah mencoba mendaftar melalui jalur perseorangan, namun gagal karena kurang syarat dukungan.

Kemudian, berkat dukungan koalisi tiga partai yang dinamakan Poros Baru ini, akhirnya Fakhrizal-Genius Umar bisa mendaftar ke KPU Sumbar.

Fakhrizal merupakan jenderal polisi bintang dua yang saat ini bertugas di Markas Besar (Mabes) Polri.

Sebelumnya, Fakhrizal merupakan Kapolda Sumbar yang sudah banyak bersentuhan dengan masyarakat Sumbar.

Keinginan Fakhrizal untuk membangun Sumbar sangat kuat, kendati dia harus pensiun dini dari kepolisian.

Sementara itu, Genius Umar adalah seorang birokrat yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Pariaman. Sebelumnya, Genius adalah Wakil Wali Kota Pariaman.

Pasangan ini dinilai sudah sehati, sebab mereka sudah bersama-sama sejak mencoba maju dari jalur perseorangan hingga mendaftar melalui koalisi partai Poros Baru.

 4. Mulyadi-Ali Mukhni

Mulyadi-Ali Mukhni- Mulyadi-Ali Mukhni
Pasangan Mulyadi dan Ali Mukhni diusung Demokrat dan PAN yang sama-sama mendapatkan 10 kursi di DPRD Sumbar.

Awalnya, Mulyadi dan Ali Mukhni juga mendapat dukungan dari PDI-P dan diumumkan langsung oleh Ketua DPP PDI-P Puan Maharani.

Hanya saja, karena pernyataan Puan yang menyebut "Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung negara Pancasila," membuat paslon ini tidak mengambil dukungan PDI-P.

Mulyadi adalah anggota DPR RI asal Sumbar tiga periode hingga saat ini.

Mulyadi merupakan kader Demokrat yang saat ini juga sebagai Ketua DPD Demokrat Sumbar.

Sedangkan, Ali Mukhni adalah birokrat senior yang menjabat sebagai Bupati Padang Pariaman dua periode.

Sebelumnya, dia juga Wakil Bupati Padang Pariaman.

Ali Mukhni merupakan kader PAN.

Dia merupakan mantan Ketua DPW PAN Sumbar sebelum diambil alih oleh Indra Dt Rajolelo pada periode 2020 ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X