Pilkada Karawang, Pasangan Cellica-Aep dan Yesi-Adly Fairuz Resmi Mendaftar ke KPU

Kompas.com - 04/09/2020, 16:53 WIB
Ketua KPU Karawang Miftah Farid tengah menandatangani berkas saat pendaftran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang periode 2020-2025, Jumat (4/9/2020). Dokumentasi KPU KarawangKetua KPU Karawang Miftah Farid tengah menandatangani berkas saat pendaftran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang periode 2020-2025, Jumat (4/9/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Dua pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang mendaftar ke KPU Karawang, Jumat (4/9/2020). Dua pasangan itu yakni Cellica Nurrachadiana-Aep Saepulloh dan Yesi Karya Lianti-Ahmad Adly Fairuz.

Cellica-Aep mendaftar lebih dulu sekitar pukul 10.00 WIB dengan mengendarai motor Vanderhall Venice model three-wheeler. Pasangan ini diusung Partai Demokrat, Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Golongan Karya (Golkar), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sementara Yesi-Adly Fairuz datang pukul 14.00 WIB. Yesi-Adly diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Bulan Bintang (PBB). Selain diantar partai pengusung dan simpatisan, pasangan dokter-artis ini juga didampingi Ustad Maulana saat mendaftar ke KPU Karawang.

Baca juga: Daftar ke KPU Karawang, Cellica-Aep Naik Motor Vanderhall Venice

Ketua KPU Karawang Miftah Farid mengatakan, berkas syarat kedua pasangan tersebut lengkap. Persyararatan itu terdiri dari syarat pencalonan dan syarat calon.

Farid menyebut pendaftaran calon dilakukan pada 4-6 September 2020. Berkas syarat pencalonan dan calon diverifikasi langsung oleh tim.Perbaikan berkas dilakukan pada 4-8 September 2020.

"Kemudian untuk tes kesehatan rencananya dilakukan pada 8-9 September 2020 di Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Soebroto," kata Farid dalam sambutan penerimaan pendaftaran bakal calon, Jumat (4/9/2020).

Baca juga: Adly Fairuz Maju Pilkada Karawang, Mengaku Ingin Berbuat Sesuatu yang Membanggakan

Farid mengungkapkan, KPU Karawang emnerapkan protokol kesehatan selama pendaftaran bakal calon. Di antaranya membagi tiga sektor untuk menerima rombongan balon, partai pengusung dan juga para pendukung, yang masing-masing di tempat berbeda.

Di sektor I di ruang pendaftaran sebanyak 16 orang, yang terdiri dari pasangan balon, LO, atau perwakilan tim suksesnya. Sedangkan sektor II di halaman KPU terdiri dari partai pengusung calon sebanyak 20 orang. Sektor III untuk pendukung atau di luar pagar KPU Karawang.

"Mohon maaf keterbasan ruangan dan memperhatikan protokol kesehatan, yang seyogyanya hadir dibatasi. Namun tidak mengurangi rangkaian makna," kata Farid.

Pendaftaran calon ini juga dilakukan live streaming melalui saluran Youtube KPU Karawang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Regional
IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

Regional
Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Regional
Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Regional
3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

Regional
4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Regional
Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Regional
Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Regional
Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X