Kompas.com - 02/09/2020, 12:23 WIB
Kadis Perhubungan Lampung Bambang Sunbogo (depan) dan Executive Vice Presiden PT KAI Divre IV Tanjung Karang Junaidi Nasution (masker putih) mengecek kesiapan KA Kuala Stabas yang kembali dioperasikan Senin, 1 September 2020. (FOTO: Dok. PT KAI Divre IV Tanjung Karang) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAKadis Perhubungan Lampung Bambang Sunbogo (depan) dan Executive Vice Presiden PT KAI Divre IV Tanjung Karang Junaidi Nasution (masker putih) mengecek kesiapan KA Kuala Stabas yang kembali dioperasikan Senin, 1 September 2020. (FOTO: Dok. PT KAI Divre IV Tanjung Karang)


LAMPUNG, KOMPAS.com – Sebuah gerbong khusus isolasi disiapkan PT KAI Divre IV Tanjung Karang untuk setiap perjalanan kereta dari Lampung menuju Sumatera Selatan.

Gerbong khusus ini disiapkan bagi penumpang yang mengalami demam atau bersuhu tubuh 37,3 derajat celcius saat perjalanan.

Executive Vice Presiden PT KAI Divre IV Tanjung Karang Junaidi Nasution mengatakan, gerbong khusus itu ditujukan untuk isolasi sementara dalam perjalanan kereta.

Baca juga: Sempat Disebut Positif Corona, Wali Kota Bengkulu Tetap Keluar dan Beraktivitas

“Ada ruangan tersendiri jika ada penumpang yang suhu tubunya di atas 37,3 derajat,” kata Junaidi saat dihubungi, Rabu (2/9/2020).

Junaidi menambahkan, jika penumpang mengalami tanda gejala sesak napas, maka akan segera diturunkan di stasiun terdekat untuk mendapatkan tindakan medis.

“Diturunkan di stasiun terdekat agar mendapatkan pertolongan pertama dari tenaga medis,” kata Junaidi.

Baca juga: Relawan Tidak Tahu Apakah Disuntik Vaksin Covid-19 atau Plasebo

PT KAI Divre IV Tanjung Karang sendiri telah mengoperasikan kereta penumpang Kuala Stabas tujuan Bandar Lampung – Baturaja mulai 1 September 2020 kemarin.

KA Kuala Stabas ini melewati sejumlah kota di Lampung seperti Kotabumi (Lampung Utara), Blambangan Umpu (Way Kanan), Martapura (Sumatera Selatan) dan Baturaja (Sumatera Selatan).

Selain itu, petugas juga akan mengecek kesehatan para penumpang dengan cara memeriksa suhu tubuh selama 3 jam sekali.

Junaidi mengatakan, setiap awak kereta dibekali alat pelindung diri (APD) lengkap seperti sarung tangan karet, face shield, hingga masker.

“Ini untuk mencegah penyebaran Covid-19,” kata Junaidi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X