Kompas.com - 28/08/2020, 14:11 WIB
Hertina Linda, seorang wanita yang kesehariannya sebagai pedagang di pasar Tradisional Toss 3000 jodoh, lagi dicari oleh Tim Gugus Tugas Perceoatan Penanganan Covid-19 Batam. Hal ini dilakukan karena Hertina Linda diduga terpapar covid-19, dimana wanita ini sempat mengambil air liur jenazah pasien corona atas nama YHG (47) yang merupakan kasus 433 Batam dan mengusapkanya kewajah dirinya sambil mengejek salah satu dokter di RSBP Batam. DOK DINKES BATAMHertina Linda, seorang wanita yang kesehariannya sebagai pedagang di pasar Tradisional Toss 3000 jodoh, lagi dicari oleh Tim Gugus Tugas Perceoatan Penanganan Covid-19 Batam. Hal ini dilakukan karena Hertina Linda diduga terpapar covid-19, dimana wanita ini sempat mengambil air liur jenazah pasien corona atas nama YHG (47) yang merupakan kasus 433 Batam dan mengusapkanya kewajah dirinya sambil mengejek salah satu dokter di RSBP Batam.

BATAM, KOMPAS.com – Dua orang anak kandung Hertina Linda, seorang wanita yang mengusap wajahnya dengan air liur jenazah Covid-19 terkonfirmasi negatif.

Hal ini disampaikan Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covod-19 Batam yang juga Kepala Dinas Kesehatan Batam dr Didi Kusmarjadi. 

Ia mengatakan hal ini diketahui dari hasil pemeriksaan swab yang dilakukan Tim Analis Laboratorium BTKL PP Batam dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Pulau Galang berdasarkan hasil temuan kasus baru dan hasil tracing.

Baca juga: Heboh Wanita Usap Wajah dengan Air Liur Jenazah Covid-19, Petugas: Tak Ada Saksi yang Lihat

“Yang positif hanya ibunya saja, yakni Hertina Linda. Sedagkan kedua anaknya diketahui negatif,” kata Didi melalui pesan WhatsApp, Jumat (28/8/2020).

Didi mengatakan dengan negatifnya kedua anaknya, pagi tadi keduanya telah dipulangkan kelediamannya.

Namun demikian, keduanya tetap harus menjalankan proses karantina mandiri di rumahnya selama 14 hari.

“Kondisi keduanya juga sehat, sama sekali tidak ada gangguan yang berarti,” ungkap Didi.

Baca juga: Kronologi Pedagang Positif Corona, Jemput Paksa Jenazah dan Mengaku Lumuri Wajah dengan Liur Pasien Covid-19

Hertina mengamuk di RS Covid-19 Pulau Galang

Untuk Hertina Linda sendiri, Didi mengaku hingga saat kondisnya stabil dan juga tidak ada gangguan yang berarti. Hanya saja psikologinya saja yang terlihat terganggu. 

Sebab wanita yang kesehariannya sebagai pedagang di pasar Tradisional Toss 3000 jodoh terus mengamuk dan terkadang membuat repot petugas di RSKI Covid-19 Pulau Galang.

“Untuk proses tracing terhadap kontak erat yang dilakukan Hertina terus dilakukan guna memutus penyebaran mata rantai virus corona ini,” terang Didi.

Baca juga: Mengusap Wajah dengan Air Liur Jenazah Pasien Corona, Ini Hasil Tes Swab HL

Sementara itu informasi yang didapat Kompas.com di RSKI Covid-19 Pulau Galang, Hertina masih saja mengamuk, bahkan sempat membuat berantakan salah satu ruang kantor di RSKI Covid-19 Pulau Galang.

Sebelumnya Hertina melawan saat akan diamankan. Untungnya, petugas sabar saat menghadapi Hertina.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X