Kompas.com - 25/08/2020, 14:25 WIB
Tangkapan layar nenek penjual mangga yang menerima uang maianan Rp 50 ribu Istimewa/ @info_singarajaTangkapan layar nenek penjual mangga yang menerima uang maianan Rp 50 ribu

KOMPAS.com - Sebuah foto yang memperlihatkan nenek penjual mangga di Jalan Surapati, Singaraja, Buleleng, Bali, dibayar pakai uang mainan viral di media sosial.

Dalam unggahan akun Instagram @info_singaraja, terlihat nenek yang bernama Made Taman (80) itu memegang uang mainan yang mirip pecahan Rp 50.000.

Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya mengatakan, meski tak ada laporan, polisi tetap menyelidiki kasus dugaan penipuan tersebut.

"Kami sedang mencari siapa orang yang melakukan ini," kata Sumarjaya saat dihubungi, Selasa (25/8/2020).

Sumarjaya mengatakan, polisi telah meminta keterangan Made Taman terkait kasus dugaan penipuan itu.

Baca juga: Viral, Foto Nenek Penjual Mangga Dibayar Uang Mainan Pecahan 50 Ribu

"Korban hanya di-interview oleh tim lidik," kata dia.

Berdasarkan keterangan korban, insiden itu bermula dari seorang pembeli yang membeli mangga yang dijual Made Taman.

Saat menerima uang, Made Taman tak memperhatikan secara saksama.

Ketika pembeli meminta uang kembalian, Made Taman langsung memberikannya.

"Begitu belanja dikasih uang ini (mainan), minta kembalian dikasih lah," kata Sumarjaya.

 

Made Taman baru mengecek uang yang didapatkannya itu saat pembeli pergi.

"Setelah itu (diperiksa) kok uang mainan, jadi orangnya sudah enggak ada," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, seorang nenek bernama Made Taman (80), penjual mangga di Jalan Surapati, Singaraja, Buleleng, Bali menjadi korban penipuan, Senin (24/8/2020).

Ia melayani seorang pembeli yang menggunakan uang mainan. Kasus penipuan ini viral di sejumlah media sosial di Bali.

Seperti yang diunggah akun Instagram @info_singaraja. Dalam unggahan itu, terlihat foto Made Taman memegang uang mainan yang mirip pecahan Rp 50.000.

Baca juga: Kapolda Papua Sebut Pembunuh Staf KPU Yahukimo Diduga Pecatan TNI

Berdasarkan keterangan di unggahan tersebut, seorang wanita membeli mangga yang dijual Made Taman seharga Rp 5.000.

Pembeli itu memberikan uang mainan yang mirip dengan pecahan Rp 50.000.

Karena tak sadar, Made Taman memberikan uang kembalian sebesar Rp 45.000.

(KOMPAS.com - Kontributor Bali, Imam Rosidin)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X