Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/08/2020, 16:06 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Eko Budi Sutomo (53) meninggal dunia setelah terjatuh saat bersepeda seorang diri pada Sabtu (22/8/2020). Diduga ia meninggal karena kelelahan.

Eko adalah warga Perumahan Cilegon Indah, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. Sehari-hari, korban bekerja di salah satu perusahaan swasta di Cilegon.

Di hari kejadian dia bersepeda dari arah Cilegon ke arah Serang.

Baca juga: Diduga Kelelahan, Pegawai Swasta Meninggal di Samping Sepedanya

Namun saat melintas di jalan daerah Kelurahanan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang Eko terjatuh dari sepedanya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengevakuasi Eko dan sepedanya ke tepi jalan. Saat diperiksa, Eko ternyata telah meninggal dunia.

"Korban ditolong sama warga untuk memindahkan korban dan sepedanya dari tengah jalan ke pinggir jalan, dan diduga korban sudah meninggal," kata Sanusi seorang saksi mata

Sementara itu Kasat Lantas Polres Serang Kota AKP Gesit Febriyatmoko megatakan dari keterangn keluarga, Eko memiliki riwayat penyakit hernia.

Baca juga: Sebelum Positif Covid-19, Wali Kota Lubuk Linggau Mengalami Kelelahan

"Korban berjalan dari arah Cilegon menuju arah Serang menggunakan sepedanya. Saat tiba di tempat kejadian, korban tiba- tiba langsung terjatuh, dan tidak sadarkan diri," kata Gesit kepada Kompas.com, Sabtu (22/8/2020).

Dari hasil forensik sementara, korban diduga meninggal karena kelelahan.

"Hasil forensik sementara, korban diduga kelelahan. Namun, kami masih menunggu hasil visum dari dokter," ujar Gesit.

Ia mengatakan korban sempat dievakuasi ke RSUD dr Drajat Prawiranegara Serang untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Baca juga: Sopir Kelelahan di Tanjakan, Wakapolres Melompat dan Ambil Kemudi

Pesepeda di Madiun meninggal

EVAKUASI--Tim BPBD Kabupaten Madiun bersama tim Puskesmas Mojopurno turun ke lokasi mengevakuasi jenazah korban dengan alat pelindung diri standar Covid-19, Senin (27/7/2020KOMPAS.COM/Dokumentasi BPBD Kab Madiun EVAKUASI--Tim BPBD Kabupaten Madiun bersama tim Puskesmas Mojopurno turun ke lokasi mengevakuasi jenazah korban dengan alat pelindung diri standar Covid-19, Senin (27/7/2020
Peristiwa serupa terjadi di Madiun pada Senin, 27 Juli 2020 lalu.

Slamet Riyadi (63), seorang pesepeda ditemukan meninggal tergeletak di tengah Jalan Mojoarum, Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Ia kemudian dimakamkan dengan protokol Covid-19 untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

Kapolsek Wungu AKP Muh Isnaini Ujianto menuturkan, awalnya seorang warga melihat korban terjatuh dari sepeda.

Saat polisi dan petugas Puskesmas Wungun yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap tiba di lokasi, korban sudah meninggal.

Baca juga: Fakta Pesepeda Meninggal di Jalan, Sempat Gemetaran, Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

“Saat di TKP (tempat kejadian perkara), jasad korban meninggal dalam posisi tengkurap,” kata Isnaeni. Jenazah korban dibawa ke RSUD Dolopo, Kabupaten Madiun, untuk diperiksa.

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Madiun Muhammad Zahrowi mengatakan, Slamet meninggal karena diduga serangan jantung.

"Korban memiliki riwayat kesehatan sering mengeluh sakit nyeri pada dada bagian kirinya," kata Zahrowi saat dihubungi, Senin (27/7/2020).

Baca juga: Meninggal di Jalan, Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19, Pesepeda Ini Punya Riwayat Jantung

Zahrowi menjelaskan, salah satu saksi sempat melihat Slamet gemetaran saat mengendarai sepedanya.

Tak lama kemudian, korban jatuh dan meninggal. Melihat korban jatuh, saksi tersebut berteriak meminta pertolongan warga setempat.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Rasyid Ridho, Muhlis Al Alawi | Editor: Khairina, Dheri Agriesta)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

Regional
Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Regional
Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Regional
Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Regional
LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

Regional
Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Regional
BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

Regional
Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Regional
Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Regional
Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Regional
Tahun 2023, Pemkot Balikpapan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Tahun 2023, Pemkot Balikpapan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Regional
Per September 2022, Angka Kemiskinan di Jateng Turun 0,27 Persen

Per September 2022, Angka Kemiskinan di Jateng Turun 0,27 Persen

Regional
Mewaspadai Generasi Shortcut dan Nirmoral

Mewaspadai Generasi Shortcut dan Nirmoral

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.