NEWS
Salin Artikel

Bersepeda, Eko Terjatuh Lalu Meninggal Dunia

Eko adalah warga Perumahan Cilegon Indah, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. Sehari-hari, korban bekerja di salah satu perusahaan swasta di Cilegon.

Di hari kejadian dia bersepeda dari arah Cilegon ke arah Serang.

Namun saat melintas di jalan daerah Kelurahanan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang Eko terjatuh dari sepedanya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengevakuasi Eko dan sepedanya ke tepi jalan. Saat diperiksa, Eko ternyata telah meninggal dunia.

"Korban ditolong sama warga untuk memindahkan korban dan sepedanya dari tengah jalan ke pinggir jalan, dan diduga korban sudah meninggal," kata Sanusi seorang saksi mata

Sementara itu Kasat Lantas Polres Serang Kota AKP Gesit Febriyatmoko megatakan dari keterangn keluarga, Eko memiliki riwayat penyakit hernia.

"Korban berjalan dari arah Cilegon menuju arah Serang menggunakan sepedanya. Saat tiba di tempat kejadian, korban tiba- tiba langsung terjatuh, dan tidak sadarkan diri," kata Gesit kepada Kompas.com, Sabtu (22/8/2020).

Dari hasil forensik sementara, korban diduga meninggal karena kelelahan.

"Hasil forensik sementara, korban diduga kelelahan. Namun, kami masih menunggu hasil visum dari dokter," ujar Gesit.

Ia mengatakan korban sempat dievakuasi ke RSUD dr Drajat Prawiranegara Serang untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Slamet Riyadi (63), seorang pesepeda ditemukan meninggal tergeletak di tengah Jalan Mojoarum, Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Ia kemudian dimakamkan dengan protokol Covid-19 untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

Kapolsek Wungu AKP Muh Isnaini Ujianto menuturkan, awalnya seorang warga melihat korban terjatuh dari sepeda.

Saat polisi dan petugas Puskesmas Wungun yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap tiba di lokasi, korban sudah meninggal.

“Saat di TKP (tempat kejadian perkara), jasad korban meninggal dalam posisi tengkurap,” kata Isnaeni. Jenazah korban dibawa ke RSUD Dolopo, Kabupaten Madiun, untuk diperiksa.

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Madiun Muhammad Zahrowi mengatakan, Slamet meninggal karena diduga serangan jantung.

"Korban memiliki riwayat kesehatan sering mengeluh sakit nyeri pada dada bagian kirinya," kata Zahrowi saat dihubungi, Senin (27/7/2020).

Zahrowi menjelaskan, salah satu saksi sempat melihat Slamet gemetaran saat mengendarai sepedanya.

Tak lama kemudian, korban jatuh dan meninggal. Melihat korban jatuh, saksi tersebut berteriak meminta pertolongan warga setempat.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Rasyid Ridho, Muhlis Al Alawi | Editor: Khairina, Dheri Agriesta)

https://regional.kompas.com/read/2020/08/22/16060031/bersepeda-eko-terjatuh-lalu-meninggal-dunia

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Regional
Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Regional
Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Regional
Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Regional
BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

Regional
Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.