Kompas.com - 14/08/2020, 10:14 WIB
Pemerintah Kota Baubau akhirnya menerbitkan Peraturan Walikota (perwali) tentang pemberian sanksi kepada warga yang tidak menggunakan masker di tempat umum. KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKEPemerintah Kota Baubau akhirnya menerbitkan Peraturan Walikota (perwali) tentang pemberian sanksi kepada warga yang tidak menggunakan masker di tempat umum.

BAUBAU, KOMPAS.com – Pemerintah Kota Baubau akhirnya menerbitkan Peraturan Walikota (perwali) tentang pemberian sanksi kepada warga yang tidak menggunakan masker di tempat umum.

Sanksi ini diterbitkan karena masih banyak warga yang membandel tidak menggunakan masker di tempat umum walau Baubau masuk kategori zona merah. 

“Sudah diteken perwalinya (sama Walikota),” kata Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Baubau, Syafiuddin Kube, melalui pesan pendeknya, Jumat (14/8/2020).

Baca juga: Tak Ada Lagi Toleransi, Warga Banjarmasin yang Tak Kenakan Masker Langsung Didenda Rp. 100.000

Menurut Syafiuddin, sanksi ini dilakukan agar warga dapat mendisiplinkan diri menggunakan masker ditengah pandemi corona.

“Sanksi itulah yang tertuang dalam pasal 3, kewajiban masyarakat menggunakan masker sebagian bagian tindakan pencegahan korona,” ujarnya.  

Dalam pasal 3 Peraturan Walikota mengatur, setiap warga berkewajiban menggunakan masker, jaga jarak, dan penyediaan tempat cuci tangan di tempat umum.

Selain itu juga, dalam pasal 6 mengatur tentang setiap orang yang keluar dan masuk dalam Kota Baubau harus menunjukan surat keterangan rekomendasi bebas Covid-19 dari gugus tugas atau fasilitas kesehatan daerah asal.

Baca juga: Orangtuanya Positif Covid-19, Pasangan di Gunungkidul Harus Tunda Pernikahan

Warga yang melanggar peraturan tersebut akan dikenakan pasal 11 dengan memberikan sanksi mulai dari larangan masuk ke Kota Baubau hingga kerja bakti  bagi warga yang tak menggunakan masker.

“Semua yang dilakukan ini untuk kepentingan warga juga. Ini merupakan langkah perhatian pemerintah menyikapi kondisi umum,” ujarnya.  

Di Sulawesi Tenggara, Kota Baubau masuk sebagai daerah zona merah dengan  terkonfirmasi positif corona pada Kamis (13/8/2020) kemarin sebanyak 104 orang. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X