Detik-detik Pemancing Hilang Terseret Ombak Besar di Pantai Wediombo Gunungkidul

Kompas.com - 14/08/2020, 06:51 WIB
Lokasi Pemancing Hilang di Pantai Wediombo, Gunungkidul Rabu (12/8/2020) Dokumentasi SAR Satlinmas Wilayah I GunungkidulLokasi Pemancing Hilang di Pantai Wediombo, Gunungkidul Rabu (12/8/2020)

KOMPAS.com - Subardi (38), seorang pemancing di Pantai Wediombo, Girisubo, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), hilang usai terseret ombak besar pada Rabu (12/8/2020), sekitar pukul 06.30 WIB.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di depan istrinya Ika Lia (28) dan sang anak. 

"Seketika korban tergulung ombak terseret ke laut dan tenggelam," kata Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko Bayu Sagara.

Baca juga: Terekam CCTV Buang Bayi, Pasangan Kekasih di Yogyakarta Ini Mengaku Tak Bisa Merawat

Sunu menjelaskan, korban yang merupakan warga Pedukuhan Nglipar Lor, Kalurahan Nglipar, Kapanewon Nglipar, mengajak anak istrinya memancing ikan dander di sisi timur pantai Wediombo.

Saat itu, menurut Sunu, korban posisinya di atas batu dan membelakangi gelombang. Diduga kuat korban tidak menyadari saat gelombang besar datang dan menghantamnya.

Melihat suaminya terseret ombak, Ika panik dan langsung pergi mencari pertolongan ke petugas.

Baca juga: Tengah Memancing, Pria Ini Hilang Tergulung Ombak di Hadapan Anak Istri

 

Gelombang tinggi

Ilustrasi gelombang tinggiKOMPAS.com/ ROSYID ASZHAR Ilustrasi gelombang tinggi

Sementara itu, Sunu mengatakan, usai menerima laporan tersebut segera melakukan pencarian.

Namun, gelombang di Pantai Wediombo saat itu mencapai 3-4 meter. Hal itu membuat kapal Tim SAR kesulitan untuk masuk ke perairan. 

"Upaya pencarian masih kami lakukan, namun hingga kini belum membuahkan hasil,” kata Sunu.

Nyaris karam

Kapal ikan Restu Putra di wilayah Pelabuhan Sadeng, Girisubo, nyaris tergulung ombak, Rabu (12/8/2020).

Kapal yang sedang mengangkut enam penumpang dan penuh muatan ikan sudah dalam posisi miring saat dihantam gelombang.

Lalu, kapal tersebut segera mendapat pertolongan. Para penumpang dan awak kapal dapat dapat diselamatkan.

Baca juga: Orangtuanya Positif Covid-19, Pasangan di Gunungkidul Harus Tunda Pernikahan

Sementara itu, kapal hanya mengalami kerusakan ringan.

Dari informasi yang diperoleh, penumpang kapal itu adalah Cimeng (26) sebagao nahkoda, warga Ngasem, Girisubo bersama 5 orang awak kapal, yaitu Mujito (40), Widianto (55), Wiyono (37), Bakir (39) dan Angga (28).

Semua penumpang adalah warga Kalurahan Pucung Kapanewon Girisubo, akan mendarat ke pelabuhan setelah 5 hari melaut.

(Penulis: Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono | Editor: Khairina)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum Perangkat Desa Cabuli Belasan Anak, Ini Faktanya

Oknum Perangkat Desa Cabuli Belasan Anak, Ini Faktanya

Regional
Video Viral Turis Asing Jadi Korban Jambret, Sempat Kejar Pelaku hingga Jatuh dari Motor

Video Viral Turis Asing Jadi Korban Jambret, Sempat Kejar Pelaku hingga Jatuh dari Motor

Regional
Seorang Bos Arisan di Cianjur Jadi Tersangka Penipuan Rp 9 Miliar

Seorang Bos Arisan di Cianjur Jadi Tersangka Penipuan Rp 9 Miliar

Regional
Seorang Polisi Diduga Ikut Memperkosa Gadis Keterbelakangan Mental

Seorang Polisi Diduga Ikut Memperkosa Gadis Keterbelakangan Mental

Regional
Seorang Operator 'Backhoe' Hilang Saat Gunung Semeru Meletus

Seorang Operator "Backhoe" Hilang Saat Gunung Semeru Meletus

Regional
4 Daerah di Jatim Jadi Zona Merah, Satgas Sebut Dampak Libur Panjang

4 Daerah di Jatim Jadi Zona Merah, Satgas Sebut Dampak Libur Panjang

Regional
Gubernur Riau Positif Corona, 75 Persen ASN Bekerja dari Rumah

Gubernur Riau Positif Corona, 75 Persen ASN Bekerja dari Rumah

Regional
Pemkot Yogyakarta Kumpulkan Direktur RS Rujukan Covid-19, Minta Kapasitas Ruang Isolasi Ditambah

Pemkot Yogyakarta Kumpulkan Direktur RS Rujukan Covid-19, Minta Kapasitas Ruang Isolasi Ditambah

Regional
Atap Gedung SDN di Jember Ambruk, 20 Tahun Tak Pernah Direnovasi, Usul Pebaikan Tak Ditanggapi

Atap Gedung SDN di Jember Ambruk, 20 Tahun Tak Pernah Direnovasi, Usul Pebaikan Tak Ditanggapi

Regional
Bupati Jember Sanksi Tiga Camat yang Tak Netral

Bupati Jember Sanksi Tiga Camat yang Tak Netral

Regional
Wisatawan Diimbau Tidak Datang ke Kota Bandung yang Zona Merah

Wisatawan Diimbau Tidak Datang ke Kota Bandung yang Zona Merah

Regional
Harimau Sumatera Melintasi Kebun Sawit Perusahaan untuk Menandai Wilayah

Harimau Sumatera Melintasi Kebun Sawit Perusahaan untuk Menandai Wilayah

Regional
'Semua Rumah Sakit di Surabaya Penuh Saat Dokter Sardjono Akan Dirujuk'

"Semua Rumah Sakit di Surabaya Penuh Saat Dokter Sardjono Akan Dirujuk"

Regional
Nico, Siswa SD yang Sekolah Sambil Jualan Es Kucir, Terima Donasi Pembaca Kompas.com

Nico, Siswa SD yang Sekolah Sambil Jualan Es Kucir, Terima Donasi Pembaca Kompas.com

Regional
Harga Gabah Anjlok Selama Pandemi, Petani di Polman Sampai Jual Emas untuk Modal Bertani

Harga Gabah Anjlok Selama Pandemi, Petani di Polman Sampai Jual Emas untuk Modal Bertani

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X