Tiru Jawa Barat, Ambon Akan Terapkan PSBB Lokal di Setiap Desa

Kompas.com - 13/08/2020, 21:09 WIB
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy saat diwawancarai wartawan di Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe Ambon, Kamis petang (13/8/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWali Kota Ambon Richard Louhenapessy saat diwawancarai wartawan di Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe Ambon, Kamis petang (13/8/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Ambon berencana menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara lokal di setiap desa untuk mencgah penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengungkapkan, terkait rencana tersebut pihaknya telah membahasnya melalui rapat dan telah mendorong setiap desa untuk menerapkan PSBB lokal di desanya masing-masing.

“Tadi kami sudah rapat juga nanti kami dorong supaya kami memakai pola PSBB lokal. Kami belajar dari Jawa Barat,” kata Richard, kepada waratwan di Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Kamis (13/8/2020).

Baca juga: Masih Zona Merah, PSBB Transisi di Ambon Bakal Diperpanjang

Dia menuturkan, saat PSBB lokal itu diterapkan, setiap kepala desa akan bertanggung jawab untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 di desanya masing-masing.

Guna merealisasikan rencana tersebut, setiap desa juga akan diminta untuk membuat peraturan desa.

“Jadi, kepala-kepala desa itu nanti bertindak selaku penanggung jawab desanya untuk penanggung jawab PSBB di desanya, nanti itu ada peraturan negeri dan desa,” kata dia.

Dengan peraturan desa yang ada, pemerintah desa akan mengatur setiap warganya, maupun warga dari luar yang akan beraktivitas di desa tersebut.

“Sehingga betul-betul kami batasi Covid-19 ini,” ujar dia.

Baca juga: Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Adapun untuk wilayah kelurahan, Richard mengaku penanganannya akan dilakukan langsung oleh pemerintah Kota Ambon.

“Pemerintah kota akan berorientasi pada daerah kelurahan di pusat-pusat kegiatan masyarakatnya,” ujar dia.

Ia belum menjelaskan teknis pelaksanaanya dan dukungan sumber dana untuk penerapan PSBB lokal itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X