Fakta Anak Todongkan Pistol ke Ibu Kandung, Diduga Terpengaruh Narkoba hingga Korban Hendak Diperkosa

Kompas.com - 11/08/2020, 10:45 WIB
Ilustrasi garis polisi. SHUTTERSTOCKIlustrasi garis polisi.

KOMPAS.com - Seorang anak di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI), Sumatera Selatan, berinisial RT (34) nekat mencoba memerkosa ibu kandungnya sendiri SM (52) dengan menodongkan pistol rakitan.

Beruntung, korban berhasil melarikan diri dan melaporkan peristiwa yang dialami ke polisi hingga pelaku berhasil ditangkap.

Polisi menduga perbuatan yang dilakukan pelaku karena terpengaruh narkoba.

Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku terkait dengan kepemilikan senjata tersebut.

Berikut fakta selengkapnya yang Kompas.com rangkum:

1. Kronologi kejadian, pelaku tembaki ibunya

Ilustrasi penembakan.Shutterstock Ilustrasi penembakan.

Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi mengatakan, peristiwa itu terjadi di kawasan Kecamatan Talang Ubi yang merupakan tempat tinggal korban dan pelaku.

Kejadian berawal saat korban yang tengah berada di rumah tiba-tiba ditodong pistol rakitan oleh pelaku tanpa sebab.

Melihat itu, sambung Yudhi, korban ketakutan dan melarikan diri. Namun, saat korban berlari pelaku menembakinya.

"Bahkan saat korban lari pelaku ini sempat menembak tetapi meleset," katanya.

Baca juga: Ditodong Pistol, Ibu Ini Kabur karena Hendak Diperkosa Anaknya, Pelaku Ditembak

 

2. Diduga terpengaruh narkoba hendak perkosa ibunya, pelaku ditembak

Ilustrasi NarkobaKOMPAS.COM/HANDOUT Ilustrasi Narkoba

Kata Yudhi, pelaku menodongkan pistol ke ibunya karena hendak memerkosanya. Namun, SM berhasil melarikan diri.

Polisi menduga pelaku melakukan aksinya dalam keadaan terpengaruh narkoba.

"Dia (RT) ini hendak memperkosa ibu kandungnya sendiri. Dugaannya karena dipengaruhi narkoba," ujarnya.

Baca juga: Todongkan Pistol, Seorang Anak Mencoba Memperkosa Ibu Kandung

 

3. Pelaku ditembak

IlustrasiKOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO Ilustrasi

Setelah berhasil kabur dari ancaman anaknya. Korban pun berlari ke kantor polisi dan melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Polisi yang mendapat laporan itu langsung bergerak untuk menangkap pelaku.

Namun, saat akan ditangkap pelaku melawan petugas, dengan terpaksa petugas memberikan tindakan tegas kepada pelaku.

"Pelaku kita lumpuhkan dengan tembakan di kaki karena mencoba melawan," ungkapnya.

Baca juga: Ibu di Muaraenim Ajak Anak Kandungnya Berhubungan Intim, Terbongkar Saat Digerebek Polisi Kasus Narkoba

 

4. Polisi periksa pelaku

Ilustrasi PolisiThinkstock/Antoni Halim Ilustrasi Polisi

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi terhadap pelaku, pistol rakitan itu didapat RT dari temannya dengan membeli seharga Rp 400.000.

"Pelaku bilang hanya untuk menjaga diri, tapi kita akan dalami lagi senjata ini akan dibuatnya untuk apa,"ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api, serta pasal 285 KUHP tentang percobaan pemerkosaan dengan ancaman hukuman penjara di atas 10 tahun.

Baca juga: Ayah Perkosa Anak Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tutupi Perbuatan Pelaku, Terbongkar Setelah Melahirkan

 

(Penulis : Kontributor Palembang, Aji YK Putra | Editor : Aprillia Ika)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Regional
Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Regional
Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

Regional
Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Regional
Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Regional
Ketahuan Berduaan dengan Teman di Halaman Sekolah, Siswi SMA Diancam dan Diperkosa 3 Pemuda

Ketahuan Berduaan dengan Teman di Halaman Sekolah, Siswi SMA Diancam dan Diperkosa 3 Pemuda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X