Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Kompas.com - 10/08/2020, 21:55 WIB
Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani memberlakukan sanksi denda uang sebesar Rp. 250.000 bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Aturan itu sudah tertuang dalam Perwali dan sudah masuk tahap sosialisasi. IstimewaWali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani memberlakukan sanksi denda uang sebesar Rp. 250.000 bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Aturan itu sudah tertuang dalam Perwali dan sudah masuk tahap sosialisasi.

KOMPAS.com- Perkantoran Pemerintah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Selasa (11/8/2020) akan mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan atas berpulangnya Wali Kota Nadjmi Adhani.

"Pengibaran bendera setengah tiang dilakukan selama satu hari, pada Selasa (11/8/2020) sebagai bentuk penghormatan yang setinggi-tingginya kepada wali kota yang berpulang, Senin dini hari," ucap Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan di Banjarbaru, Senin (10/8/2020) seperti diberitakan Antara.

Pengibaran bendera setengah tiang itu sesuai Surat Edaran nomor 800/25/KUM/2020 yang ditandatangani Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan. 

Baca juga: Langkah Tegas Mendiang Wali Kota Banjarbaru Lindungi Warganya dari Virus Corona

Surat itu ditujukan kepada Sekretaris Daerah Banjarbaru dan seluruh kepala dinas, badan, camat dan lurah hingga kepala UPT.

Disebutkan, penghormatan itu sesuai pasal 12 ayat (4), ayat (5) dan ayat (6) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

Untuk diketahui, Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal, pada Senin (10/8/2020) dini hari saat menjalani perawatan di RS Ulin Banjarmasin setelah dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Almarhum meninggalkan seorang istri, Ririen Kartika Rini, dan dua anak perempuan yakni Karina Sophia Adhani dan Nadya Soraya Adhani.

Jenazah Nadjmi Adhani dimakamkan di Taman Makam Bahagia, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

Baca juga: Gubernur Kalsel: Wali Kota Banjarbaru Kepala Daerah yang Gigih Perangi Covid-19

Nadjmi Adhani lahir di Kota Banjarmasin pada 27 September 1969 adalah Wali Kota Banjarbaru periode 2016-2021 yang berpasangan dengan Darmawan Jaya Setiawan.

Dia menggantikan wali kota sebelumnya Ruzaidin Noor setelah terpilih dalam Pilkada Banjarbaru 2015.

Kariernya sebagai birokrat mulai dari lurah hingga Camat Landasan Ulin Kota Banjarbaru.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masih Kenakan Pakaian Dinas dan Berkaraoke, Badan Kepegawaian: PNS Harusnya Bisa Jadi Contoh

Masih Kenakan Pakaian Dinas dan Berkaraoke, Badan Kepegawaian: PNS Harusnya Bisa Jadi Contoh

Regional
Seorang Pegawai BPN NTT Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat dari Luar Daerah

Seorang Pegawai BPN NTT Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat dari Luar Daerah

Regional
Orang yang Tertangkap Tak Kenakan Masker di Solo Didominasi Pendatang

Orang yang Tertangkap Tak Kenakan Masker di Solo Didominasi Pendatang

Regional
Polisi Sempat Tangkap 15 Mahasiswa Saat Demo 2 Tahun Peringatan Tewasnya Randi

Polisi Sempat Tangkap 15 Mahasiswa Saat Demo 2 Tahun Peringatan Tewasnya Randi

Regional
Masyarakat Diminta Tak Panik Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Geolog UGM: Bukan Prediksi

Masyarakat Diminta Tak Panik Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Geolog UGM: Bukan Prediksi

Regional
Hidup Penuh Berkah di Lereng Gunung Merapi

Hidup Penuh Berkah di Lereng Gunung Merapi

Regional
'Acara KAMI Dibubarkan karena Dianggap Tak Ada Izin, padahal Acara Internal, Hanya Ramah Tamah'

"Acara KAMI Dibubarkan karena Dianggap Tak Ada Izin, padahal Acara Internal, Hanya Ramah Tamah"

Regional
Anak 8 Tahun Diduga Dianiaya Orangtua, Mengaku Disiksa Pakai Tang

Anak 8 Tahun Diduga Dianiaya Orangtua, Mengaku Disiksa Pakai Tang

Regional
Fakta Acara Silaturahim KAMI Batal Digelar di Surabaya, Diblokade Massa hingga Dibubarkan Polisi

Fakta Acara Silaturahim KAMI Batal Digelar di Surabaya, Diblokade Massa hingga Dibubarkan Polisi

Regional
11 Napi yang Dipindahkan dari Cipinang ke Lapas Garut Positif Covid-19

11 Napi yang Dipindahkan dari Cipinang ke Lapas Garut Positif Covid-19

Regional
Sejumlah Artis Bakal Turun Gunung Bantu Adly Fayruz Kampanye di Karawang

Sejumlah Artis Bakal Turun Gunung Bantu Adly Fayruz Kampanye di Karawang

Regional
Melebihi Batas Kecepatan di Tol Pekanbaru-Dumai Akan Ditilang

Melebihi Batas Kecepatan di Tol Pekanbaru-Dumai Akan Ditilang

Regional
Detik-detik Seorang Nenek Tewas akibat Kebakaran, Sempat Menolak Diselamatkan Warga

Detik-detik Seorang Nenek Tewas akibat Kebakaran, Sempat Menolak Diselamatkan Warga

Regional
5 Fakta Buntut Konser Dangdut di Tegal, Kapolsek Dicopot, Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka

5 Fakta Buntut Konser Dangdut di Tegal, Kapolsek Dicopot, Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka

Regional
Viral Bocah 8 Tahun Dianiaya dan Dibuang, Orangtua Sebut Anaknya Nakal dan Sering Mencuri

Viral Bocah 8 Tahun Dianiaya dan Dibuang, Orangtua Sebut Anaknya Nakal dan Sering Mencuri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X