Langkah Tegas Mendiang Wali Kota Banjarbaru Lindungi Warganya dari Virus Corona

Kompas.com - 10/08/2020, 20:56 WIB
Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani memberlakukan sanksi denda uang sebesar Rp. 250.000 bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Aturan itu sudah tertuang dalam Perwali dan sudah masuk tahap sosialisasi. IstimewaWali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani memberlakukan sanksi denda uang sebesar Rp. 250.000 bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Aturan itu sudah tertuang dalam Perwali dan sudah masuk tahap sosialisasi.

KOMPAS.com- Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani merupakan salah satu kepala daerah yang berani mengambil langkah tegas untuk melindungi warganya dari wabah virus corona.

Sebelum ada Instruksi Presiden nomor 6 tahun 2020 yang memberi payung hukum untuk kepala daerah memberi sanksi tegas untuk pelanggar protokol kesehatan, Nadjmi menerapkan denda bagi orang keluar rumah tanpa masker.

Denda sebesar Rp 250.000 itu diterapkan pada pertengahan Juni 2020, setelah sanksi push-up yang dilaksanakan dianggap kurang ampuh untuk memaksa warga Banjarbaru patuh protokol kesehatan.

Baca juga: Gubernur Kalsel: Wali Kota Banjarbaru Kepala Daerah yang Gigih Perangi Covid-19

Nadjmi kala itu melihat warganya kian acuh dengan imbauan untuk menekan penularan virus corona, padahal jumlah orang yang terinfeksi di Banjarbaru sedang melonjak.

"Sanksi fisik seperti push-up sudah, tapi masyarakat kita masih menganggap main-main itu disuruh push-up, malah ketawa-ketawa," ujar Wali Kota Nadjmi Adhani dalam keterangan yang diterima, Rabu (15/7/2020).

"Kita ingin disiplinkan mereka, kita ingin ada efek. Ternyata hukuman fisik enggak bisa, makanya kita ubah Perwali dengan hukuman denda," sambungnya.

Nadjmi juga jadi salah satu kepala daerah yang memperjuangkan agar daerahnya bisa berlaku pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Baca juga: Duduk di Kursi Roda, Istri Wali Kota Banjarbaru Tak Kuasa Tahan Air Mata di Pemakaman Suami

Perjuangan Nadjmi untuk menerapkan PSBB di daerahnya pun terkenang oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.

"Sebelum melaksanakan PSBB, beliau berkali-kali diskusi dengan saya tentang penanganan Covid-19, beliau salah satu yang pertama saya datangi langsung ke rumah dinas subuh-subuh untuk berdiskusi," ujar Sahbirin dalam keterangan yang diterima, Senin (10/8/2020).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati dan Wakilnya Sama-sama Ikut Pilkada Rembang, Ini Nomor Urutnya

Bupati dan Wakilnya Sama-sama Ikut Pilkada Rembang, Ini Nomor Urutnya

Regional
Sederet Fakta Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Ilegal dan Polisi Tak Berani Bubarkan

Sederet Fakta Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Ilegal dan Polisi Tak Berani Bubarkan

Regional
KontraS Tagih Janji Gubernur Sumut soal Penyelesaian Konflik Agraria

KontraS Tagih Janji Gubernur Sumut soal Penyelesaian Konflik Agraria

Regional
Pertamina Hulu Kaltim Klaster Baru Covid-19 di Balikpapan, 109 Pekerja Positif Corona

Pertamina Hulu Kaltim Klaster Baru Covid-19 di Balikpapan, 109 Pekerja Positif Corona

Regional
9 Mahasiswa Peserta Aksi Hari Tani Nasional di Makassar Ditahan, Ini Alasan Polisi

9 Mahasiswa Peserta Aksi Hari Tani Nasional di Makassar Ditahan, Ini Alasan Polisi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Relawan Meninggal karena Corana | Jefri Dibunuh gara-gara Judi Game Online

[POPULER NUSANTARA] Polisi Relawan Meninggal karena Corana | Jefri Dibunuh gara-gara Judi Game Online

Regional
Ajakan Makan Malam, Berakhir dengan Pembunuhan...

Ajakan Makan Malam, Berakhir dengan Pembunuhan...

Regional
Tertipu di Malaysia, Syamsuddin 8 Hari Jalan Kaki Menyusuri Hutan Krayan, Berbekal Air, Garam, Vetsin

Tertipu di Malaysia, Syamsuddin 8 Hari Jalan Kaki Menyusuri Hutan Krayan, Berbekal Air, Garam, Vetsin

Regional
Sesaat Sebelum Tewas Dibunuh, Ibu Ini Menelepon Anaknya, Ternyata Dibunuh Oleh Suami Siri

Sesaat Sebelum Tewas Dibunuh, Ibu Ini Menelepon Anaknya, Ternyata Dibunuh Oleh Suami Siri

Regional
Adik Parti Liyani: Dia Pernah Telepon Mengabari Sedang Punya Kasus dan Minta Doa

Adik Parti Liyani: Dia Pernah Telepon Mengabari Sedang Punya Kasus dan Minta Doa

Regional
Temukan Ukiran Putri Duyung, Arkeolog: Ini Data Baru Tentang Asal-usul Warga Sentani

Temukan Ukiran Putri Duyung, Arkeolog: Ini Data Baru Tentang Asal-usul Warga Sentani

Regional
Polisi Tak Berani Bubarkan Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Alasannya

Polisi Tak Berani Bubarkan Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Alasannya

Regional
Saat Demo Dibubarkan dan Konser Dangdut Dibiarkan...

Saat Demo Dibubarkan dan Konser Dangdut Dibiarkan...

Regional
Polda Sulut Tangkap 3 Orang Sindikat Pengedar Sabu Antar-provinsi

Polda Sulut Tangkap 3 Orang Sindikat Pengedar Sabu Antar-provinsi

Regional
Dapat Nomor Urut 2, Paslon Petahana Pilkada Trenggalek Akan Berkampanye Penuh Cinta

Dapat Nomor Urut 2, Paslon Petahana Pilkada Trenggalek Akan Berkampanye Penuh Cinta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X