Cerita Indriana Kebal Diejek karena Tinggal di Kandang Ayam, Ingin Sekolah dan Belikan Ibu Rumah

Kompas.com - 08/08/2020, 06:16 WIB
Ketua DPRD Kabupaten Magetan Sujatno mendatangi tempattinggal Indriana bekas kandang ayam. Indriana tetap sekolah meski tinggal di bekas kandang ayam dan bekerja mencari sisa padi bekas panen warga untuk bisa membeli HP dan paket data agar bisa belajar secara daring. KOMPAS.COM/SUKOCOKetua DPRD Kabupaten Magetan Sujatno mendatangi tempattinggal Indriana bekas kandang ayam. Indriana tetap sekolah meski tinggal di bekas kandang ayam dan bekerja mencari sisa padi bekas panen warga untuk bisa membeli HP dan paket data agar bisa belajar secara daring.

KOMPAS.com - Serba kekurangan bahkan harus tinggal di kandang ayam tak membuat Indriana Setya Rahayu (16), pelajar kelas 1 SMKN 1 Magetan patah semangat untuk meraih pendidikan.

Dengan bekerja sebagai pengasak atau pengambil sisa-sisa padi, Indriana berusah membantu menghidupi keluarganya serta membayar pendidikannya.

Kondisi dan perjuangan Indriana itu akhirnya sampai ke telinga Ketua DPRD Kabupaten Magetan Sujatno. 

Baca juga: Indriana Kebal Diolok-olok Temannya karena Tinggal di Kandang Ayam, Janji Belikan Ibu Rumah

Sujatno akhirnya mendatangi Indriana yang sudah setahun tinggal di kandang ayam bersama keluarganya.

Di depan Sujatno, Indriana menyampaikan bahwa dia tetap ingin sekolah agar bisa bekerja dan membelikan ibunya sebuah rumah.

“Kalau hanya lulus SMP enggak bisa kerja, makanya saya tetap harus sekolah,” ujar Indriana, Kamis (6/8/2020) malam.

Baca juga: Keluarga Indriana: Masih Bersyukur Ada Warga yang Pinjamkan Kandang Ayam untuk Tinggal

 

Kagum melihat kegigihan Indriana, Sujatno akhirnya mengangkat remaja tersebut sebagai anak asuh.

Sujatno akan menanggung biaya pendidikan Indiriana dan mengangkatnya sebagai anak asuh.

“Saya melihat kegigihannya untuk tetap bersekolah itu luar biasa,” kata Sujatno.

Bercerai

Indriana bersama ibunya, Surati (48), dan adiknya yang masih berumur tiga tahun terpaksa tinggal di bekas kandang ayam yang dipinjamkan seorang warga di Desa Sumber Sawit karena tidak mampu menyewa rumah.

Setelah bercerai dari suaminya, Surati yang merupakan warga Desa Sidokerto ini hanya mampu bekerja sebagai pencari sisa panen padi di sawah dan menganyam besek bambu untuk menyambung hidup.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X