Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dapat Asuransi dan Uang Transport Rp 200.000

Kompas.com - 06/08/2020, 14:39 WIB
Salah satu relawan disuntik dalam simulasi uji klinis vaksin Covid-19 di Bandung, Kamis (6/8/2020). KOMPAS.com/RENI SUSANTISalah satu relawan disuntik dalam simulasi uji klinis vaksin Covid-19 di Bandung, Kamis (6/8/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com – Relawan uji klinis tahap3 calon vaksin virus corona (Covid-19) tidak akan mendapatkan bayaran apapun.

Namun mereka akan diasuransikan dan kesehatannya terus dipantau tim medis yang berasal dari dokter umum dan dokter spesialis.

“Selain itu, mereka dapat ongkos Rp 200.000 per datang. Berarti (jika dijumlah) dapat Rp 1 juta, kan lima kali datang untuk lima bulan,” ujar Ketua Tim Penelitian Uji Klinis Tahap 3 Calon Vaksin Covid-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof Kusnandi Rusmil di Bandung, Kamis (6/8/2020).

Baca juga: Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Kusnandi mengatakan, pihaknya sengaja tidak memberikan uang kepada sukarelawan. Agar sukarelawan bergerak karena kesadaran bukan uang.

Jumlah relawan yang dibutuhkan dalam proses uji klinis tahap 3 ini sebanyak 1.620 relawan. Namun, tidak semua peserta akan disuntikkan vaksin.

Sebanyak 540 orang akan disuntikkan vaksin, sedangkan sisanya akan mendapat cairan plasebo. Penentuan pemberian vaksin atau plasebo akan dilakukan secara acak.

Para relawan ini, sambung Kusnandi, akan dipantau kesehatannya oleh tim medis. Bila ada relawan yang diare atau apapun, mereka bisa dirawat dimanapun.

“Mereka kan diasuransikan. Kalau sakit mereka akan diperiksa dan dirawat. Kemudian tim dokter akan melihat apakah ini karena vaksin atau bagaimana,” ungkap dia.

Baca juga: Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Tersedia Mulai Desember 2020

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan, uji klinis ditargetkan selesai Januari 2021. Jika setelah uji klinis, bahan baku tersedia, pihaknya sudah siap memproduksi 100 juta dosis vaksin per tahun sesuai kapasitas.

“Kita akan ada tambahan 150 juta dosis selesai Desember 2020. Pada 2021 kapasitas kami siap untuk 250 juta dosis,” ucap dia.

Vaksin Covid-19 hanya salah satu yang nantinya diproduksi Bio Farma. Hingga kini ada sejumlah vaksin yang diproduksi.

“Total kapasitas produksi (Bio Farma) 2 miliar dosis per tahun,” tutup dia.

Baca juga: Ini Efek Samping Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari China Saat Disuntikkan ke Relawan

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Gugatan Hasil Pilkada, Eistianah Ditetapkan sebagai Bupati Demak Terpilih

Tak Ada Gugatan Hasil Pilkada, Eistianah Ditetapkan sebagai Bupati Demak Terpilih

Regional
KPU Tetapkan Wabup Petahana sebagai Bupati Blora Terpilih

KPU Tetapkan Wabup Petahana sebagai Bupati Blora Terpilih

Regional
Rumah Warga Roboh dan Ubin RSUD Talaud Pecah akibat Gempa di Sulawesi Utara

Rumah Warga Roboh dan Ubin RSUD Talaud Pecah akibat Gempa di Sulawesi Utara

Regional
Pemprov Maluku Terapkan Aturan Baru, Tamu di Kantor Gubernur Wajib Tes Cepat Antigen

Pemprov Maluku Terapkan Aturan Baru, Tamu di Kantor Gubernur Wajib Tes Cepat Antigen

Regional
Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Nyaris Penuh, Begini Langkah Pemkot Kupang

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Nyaris Penuh, Begini Langkah Pemkot Kupang

Regional
Antisipasi Dampak PPKM, Ganjar Ajukan Tambahan Anggaran Rp 1 Triliun

Antisipasi Dampak PPKM, Ganjar Ajukan Tambahan Anggaran Rp 1 Triliun

Regional
Lebih Sepekan PTKM, Kasus Covid-19 di DIY Melonjak, Hari Ini Bertambah 456

Lebih Sepekan PTKM, Kasus Covid-19 di DIY Melonjak, Hari Ini Bertambah 456

Regional
Hendi-Ita Resmi Ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Terpilih

Hendi-Ita Resmi Ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Terpilih

Regional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Wali Kota Solo: Kita Ikut Saja

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Wali Kota Solo: Kita Ikut Saja

Regional
Pengusaha yang Diduga Gelapkan Pajak Rp 2,5 Miliar di Jambi Segera Diadili

Pengusaha yang Diduga Gelapkan Pajak Rp 2,5 Miliar di Jambi Segera Diadili

Regional
9 Hari PPKM di Jatim, 1,2 Juta Warga Terjaring Operasi Yustisi, Denda Terkumpul Rp 299 Juta

9 Hari PPKM di Jatim, 1,2 Juta Warga Terjaring Operasi Yustisi, Denda Terkumpul Rp 299 Juta

Regional
RSUD Gunungsitoli Berganti Nama Jadi RSUD dr M Thomsen Nias

RSUD Gunungsitoli Berganti Nama Jadi RSUD dr M Thomsen Nias

Regional
Soal Wacana Polantas Tak Lagi Menilang dan Digantikan ETLE, Warga: Uang Tilang Aman

Soal Wacana Polantas Tak Lagi Menilang dan Digantikan ETLE, Warga: Uang Tilang Aman

Regional
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Sulut, Warga Talaud Panik hingga Lari Keluar Rumah

Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Sulut, Warga Talaud Panik hingga Lari Keluar Rumah

Regional
Ganjar Setuju PPKM di Jawa Tengah Diperpanjang

Ganjar Setuju PPKM di Jawa Tengah Diperpanjang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X