Ini Penyebab Angka Kematian akibat Covid-19 di Malang di Atas Rata-rata Nasional

Kompas.com - 05/08/2020, 17:53 WIB
Wali Kota Malang, Sutiaji saat diwawancara di Balai Kota Malang, Jumat (24/7/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKWali Kota Malang, Sutiaji saat diwawancara di Balai Kota Malang, Jumat (24/7/2020).

MALANG, KOMPAS.com - Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, tingginya kematian akibat Covid-19 di Kota Malang disebabkan warga luar daerah yang menjalani perawatan di Kota Malang.

Menurutnya, banyak warga ber-KTP luar daerah yang menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Malang dan meninggal.

Data pasien itu lantas dimasukkan ke data Covid-19 Kota Malang.

"Banyak orang yang bukan warga Malang, tapi kejadiannya di Malang. Karena Malang ini banyak rumah sakit rujukan. Di rumah sakit rujukan di sini bukan hanya dari Malang Raya saja, setelah saya telusuri itu (sebabnya)," katanya, Rabu (5/8/2020).

Baca juga: Mahasiswa Unair Pelaku Fetish Kain Jarik di-DO, Ini Pertimbangannya

Satgas Covid-19 Kota Malang mencatat, angka kematian di Kota Malang hingga Selasa (4/8/2020) sebesar 8,1 persen atau berjumlah 59 orang dari total kasus konfirmasi positif 742 orang.

Angka itu lebih tinggi dari rata-rata nasional. Persentase kematian akibat Covid-19 secara nasional hingga 3 Agustus 2020 sebesar 4,68 persen.

"Dia seminggu di Malang, setelah itu dia terkena Covid-19 terus meninggal dunia. Itu banyak yang gitu-gitu," jelasnya.

Baca juga: Mahasiswa Unair Pelaku Fetish Kain Jarik di-DO, Langgar Etik dan Coreng Nama Kampus

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X