Gugup Saat Ijab Kabul, Ponari si Dukun Cilik Juga Sulit Tidur Jelang Pernikahan

Kompas.com - 05/08/2020, 06:06 WIB
Dokumentasi pernikahan Ponari dengan Aminatus Zuroh, di rumah mempelai perempuan di Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. KOMPAS.COM/DOK. PRIBADIDokumentasi pernikahan Ponari dengan Aminatus Zuroh, di rumah mempelai perempuan di Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

JOMBANG, KOMPAS.com - Muhammad  Ponari Rahmatullah atau yang lebih dikenal dengan Ponari si dukun cilik dari Jombang, resmi mempersunting Aminatus Zuroh, Sabtu (1/8/2020).

Pernikahan Ponari dengan gadis pilihannya itu digelar di rumah orangtua Aminatus, di Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.

Saat proses akad nikah di rumah mertuanya, Ponari sempat gugup ketika ijab kabul.

Hal itu diungkapkan Aminatus saat menceritakan suasana pernikahannya dengan Ponari.

"Waktu akad, Mas (Ponari) gugup. Beberapa hari sempat enggak bisa tidur katanya. Tapi alhamdulillah, akhirnya semua lancar," ujar Aminatus saat dihubungi Kompas.com, Selasa (4/8/2020).

Baca juga: Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19: Sebelum Swab, Saya Ikut Rapat di Kantor

Aminatus mengatakan, pernikahan di rumahnya berlangsung sederhana, tanpa tenda, panggung, dan kursi tamu.

Pernikahan itu menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Seluruh pihak yang terlibat dalam pernikahan diwajibkan memakai masker dan sarung tangan. Jumlah undangan pun terbatas.

Pernikahan itu dihadiri enam orang dari pihak keluarga mempelai pria dan lima orang dari pihak mempelai wanita.

"Boleh salaman, tapi kita pakai sarung tangan. Orangnya juga dibatasi. Pelaksanaan sesuai protokol kesehatan," ujar Aminatus.

Meski berlangsung sederhana, Aminatus tetap bahagia telah menikahi Ponari.

"Kami sangat bahagia. Doakan semoga keluarga kami langgeng," kata Aminatus.

Populer sebagai dukun cilik

Ponari merupakan warga Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.

Pada 2009, Ponari yang masih berusia 10 tahun menyita perhatian publik.

Baca juga: Risma Klaim Surabaya Berubah Jadi Zona Hijau Covid-19, Ini Penjelasannya

Ia dikabarkan bisa menyembuhkan berbagai penyakit dengan 'batu ajaib' miliknya. Rumah Ponari pun ramai dikunjungi orang yang ingin berobat.

Setiap hari, ratusan hingga ribuan orang rela mengantre untuk 'berobat' kepada Ponari.

Meski sempat populer, Aminatus awalnya tak tahu sosok lelaki pujaannya itu merupakan Ponari si dukun cilik.

Ia dan Ponari bertemu saat bekerja di sebuah pabrik produsen makanan ringan. 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertambah 33, Positif Covid-19 di Sulut Tembus 4.390 Kasus

Bertambah 33, Positif Covid-19 di Sulut Tembus 4.390 Kasus

Regional
Bertahan di Tengah Pandemi, Warga Prabumulih Produksi Jamu Siap Saji

Bertahan di Tengah Pandemi, Warga Prabumulih Produksi Jamu Siap Saji

Regional
Cegah Klaster SKB CPNS, Pegawai Kantor Bupati Probolinggo WFH 5 Hari

Cegah Klaster SKB CPNS, Pegawai Kantor Bupati Probolinggo WFH 5 Hari

Regional
Salah Satu Tim Paslon Pilkada Ogan Ilir Laporkan Petahana, Ini Penjelasan Bawaslu

Salah Satu Tim Paslon Pilkada Ogan Ilir Laporkan Petahana, Ini Penjelasan Bawaslu

Regional
Sekolah di Perbatasan RI-Malaysia Mulai Dibuka untuk Belajar Tatap Muka

Sekolah di Perbatasan RI-Malaysia Mulai Dibuka untuk Belajar Tatap Muka

Regional
Tasikmalaya Catatkan Klaster Pendidikan, 12 Orang Positif Covid-19 dalam Sehari

Tasikmalaya Catatkan Klaster Pendidikan, 12 Orang Positif Covid-19 dalam Sehari

Regional
Kota Ambon Kembali Beralih ke Zona Oranye, PSBB Transisi Tetap Dilanjutkan

Kota Ambon Kembali Beralih ke Zona Oranye, PSBB Transisi Tetap Dilanjutkan

Regional
3 Pasien dari Klaster Arisan RT Kulonprogo Sembuh dari Covid-19

3 Pasien dari Klaster Arisan RT Kulonprogo Sembuh dari Covid-19

Regional
Tawarkan Jasa Penunjuk Jalan Hindari Pemeriksaan Satgas Covid-19, 5 Orang Ditangkap

Tawarkan Jasa Penunjuk Jalan Hindari Pemeriksaan Satgas Covid-19, 5 Orang Ditangkap

Regional
Diduga Tak Terima Istri Diisolasi, WNA Ini Mengamuk di Ruang IGD dan Nyaris Pukul Dokter

Diduga Tak Terima Istri Diisolasi, WNA Ini Mengamuk di Ruang IGD dan Nyaris Pukul Dokter

Regional
Mengeluh Nyeri Punggung dan Mual, Kakek Ini Meninggal Terpapar Corona

Mengeluh Nyeri Punggung dan Mual, Kakek Ini Meninggal Terpapar Corona

Regional
Pemerkosa Anak Dihukum Cambuk 169 Kali, Menyerah pada Hitungan ke-57

Pemerkosa Anak Dihukum Cambuk 169 Kali, Menyerah pada Hitungan ke-57

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Kegiatan Dewan akan Dilakukan Secara Virtual

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Kegiatan Dewan akan Dilakukan Secara Virtual

Regional
Polisi Ringkus Pembunuh Sekretaris Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Polisi Ringkus Pembunuh Sekretaris Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Regional
Seorang Polwan di Muba Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Seorang Polwan di Muba Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X