Kompas.com - 04/08/2020, 06:24 WIB
RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, Kaltim, Rabu (18/4/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONRSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, Kaltim, Rabu (18/4/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Dinas Kesehatan Kota Samarinda telah menetapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie sebagai klaster baru penyebaran Covid-19.

Hal tersebut menyusul adanya 26 tenaga kesehatan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Iya RSUD jadi klaster karena hasil tracing dari sesama tenaga kesehatan,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, dr Ismed Kosasih kepada wartawan di Samarinda, Senin (3/8/2020).

Sebelumnya diberitakan, Humas RSUD Abdul Wahab Sjahranie dr Arysia Andhina mengatakan, pihaknya terus melakukan tracing kontak dengan petugas yang terkonfirmasi positif terlebih dahulu.

“Sampai saat ini kita masih tracing kontak,” ungkap perempuan dengn sapaan dr Sisi ini.

Baca juga: Tenaga Medis Positif Covid-19 di RSUD Samarinda Jadi 21 Orang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terbentuknya klaster RSUD Abdul Wahab Sjahranie bermula saat enam tenaga kesehatannya positif Covid-19, pada Selasa (28/7/2020).

Setelah tracing kontak, terdapat penambahan 15 tenaga kesehatan terkonfirmasi positif, pada Kamis (30/7/2020).

Hingga Senin (3/8/2020), total 26 tenaga kesehatan RSUD AWS Samarinda terkonfirmasi positif Covid–19.

Terkait hal tersebut, kata Sisi, seluruh tenaga kesehatan positif corona telah dirawat di rumah sakit dan diwajibkan isolasi mandiri di rumah bagi yang tanpa gejala.

“Sementara (tenaga kesehatan) dengan gejala sedang dan berat akan dirawat di ruang isolasi Tulip, RSUD,” terang dia.

Baca juga: 6 Tenaga Medisnya Positif Covid-19, RSUD Samarinda Stop Terima Pasien Baru

Sisi bilang, masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan disarankan ke klinik terdekat.

“Kami minta pasien yang tidak membutuhkan spesialis ataupun sub-spesialis sebaiknya berobat ke fasilitas kesehatan lainnya terdekat,” imbau Sisi.

Selain klaster RSUD, ada pula klaster lain di Samarinda di antaranya klaster DPRD Kaltim 5 kasus, klaster Jalan Hasan Basri 2 kasus.

Kemudian klaster Wakil Gubernur Kaltim atau KT2 dengan 6 kasus, klaster Pemkot Samarinda 6 kasus, klaster Pemprov Kaltim 37 kasus, klaster Tanjung Aru 13 kasus dan non klaster 39 kasus.

Data Senin (3/7/2020), total pasien positif Covid-19 di Samarinda berjumlah 152 orang.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.