Gubernur dan Staf Positif Covid-19, ASN di Kepri Kerja dari Rumah

Kompas.com - 03/08/2020, 18:06 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau ( Kepri) kembali memberlakukan sistem kerja dari rumah bagi semua Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal ini dilakukan setelah Gubernur Kepri Isdianto dan belasan staf di Pemprov Kepri dinyatakan positif terpapar virus corona atau Covid-19.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Tengku Said Arif Fadillah mengatakan, kebijakan kerja dari rumah itu diberlakukan untuk mencegah penularan Covid-19.

Baca juga: Sopir Kelelahan di Tanjakan, Wakapolres Melompat dan Ambil Kemudi

Adapun kerja dari rumah dilakukan selama 14 hari ke depan, terhitung mulai hari ini, Senin (3/8/2020).

Meski demikian, demi aktivitas pemerintahan tetap berjalan, sebanyak 25 persen ASN dan tenaga honorer tetap bekerja di kantor secara bergantian.

"Aktivitas di dinas, biro, badan dan unit pelayanan dikurangi sampai kondisi kembali normal," kata Arif melalui keterangan tertulisnya, Senin.

Baca juga: Kisah Sultan, Berjalan Kaki Jualan Onde supaya Bisa Belajar Online

Arif yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri mengatakan, kepala dinas, biro dan kepala badan masih menunggu hasil pemeriksaan swab di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam.

Apabila hasil pemeriksaan swab positif Covid-19, maka pejabat eselon II tersebut harus dirawat atau dikarantina hingga sembuh.

Sebaliknya, pejabat eselon II yang hasilnya negatif, dapat bekerja, namun dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan swab terhadap pejabat dan staf, tokoh masyarakat serta berbagai elemen masyarakat yang mengikuti kegiatan gubernur mulai Minggu hingga Kamis," kata Arif.

Arif juga sudah menjalani pemeriksaan swab dan hasilnya negatif.

Namun ia tetap mengurangi interaksi saat menjalankan tugas.

"Untuk hal-hal penting harus berinteraksi. Namun tetap pakai masker dan jaga jarak. Bahkan petugas juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan kantor pemerintahan untuk membunuh virus tersebut,” kata Arif.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

Regional
Mahasiswa UGM Tenggelam Saat Penelitian di Sungai Oya Bantul

Mahasiswa UGM Tenggelam Saat Penelitian di Sungai Oya Bantul

Regional
Umbi Lengkir, Sejenis Porang, Komoditas Ekspor yang Belum Tergarap di Bangka Belitung

Umbi Lengkir, Sejenis Porang, Komoditas Ekspor yang Belum Tergarap di Bangka Belitung

Regional
Wali Kota Probolinggo: Kasus Covid-19 Tiap Hari Bertambah, Ada dari Klaster Pabrik

Wali Kota Probolinggo: Kasus Covid-19 Tiap Hari Bertambah, Ada dari Klaster Pabrik

Regional
Oknum Polisi yang Kedapatan Simpan Sabu Ternyata DPO Kasus Narkoba

Oknum Polisi yang Kedapatan Simpan Sabu Ternyata DPO Kasus Narkoba

Regional
Sebelum Tabrak Bripka Christin, Wabup Yalimo Minum 4 Botol Vodka di Depan Kantor Gubernur

Sebelum Tabrak Bripka Christin, Wabup Yalimo Minum 4 Botol Vodka di Depan Kantor Gubernur

Regional
Polisi Masih Buru 5 Otak Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Polisi Masih Buru 5 Otak Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
KPU Pastikan Tahapan Empat Pilkada di Banten Tetap Berjalan

KPU Pastikan Tahapan Empat Pilkada di Banten Tetap Berjalan

Regional
Saat Ganjar Semringah Temukan Kerajinan Berbentuk Logo MU dari Limbah Kayu

Saat Ganjar Semringah Temukan Kerajinan Berbentuk Logo MU dari Limbah Kayu

Regional
Pendeta HL di Surabaya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Ajukan Banding

Pendeta HL di Surabaya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Ajukan Banding

Regional
Mayat Bertato Putri Bali Gegerkan Warga di Pantai Pelisan

Mayat Bertato Putri Bali Gegerkan Warga di Pantai Pelisan

Regional
12 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga di Makassar Terancam Sanksi Berat

12 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga di Makassar Terancam Sanksi Berat

Regional
Kabar Terbaru Kasus Kecelakaan Bus Sriwijaya yang Tewaskan 35 Orang

Kabar Terbaru Kasus Kecelakaan Bus Sriwijaya yang Tewaskan 35 Orang

Regional
Video Viral Kawasan Pelabuhan Benoa Penuh Sampah

Video Viral Kawasan Pelabuhan Benoa Penuh Sampah

Regional
Mesin Motor Tiba-tiba Mati di Perlintasan Kereta, Siswa Ini Hampir Ditabrak KA Argowilis

Mesin Motor Tiba-tiba Mati di Perlintasan Kereta, Siswa Ini Hampir Ditabrak KA Argowilis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X