Tergelincir, Pesawat Bawa 100 Paket Sembako Masuk ke Semak-semak

Kompas.com - 01/08/2020, 17:36 WIB
Pesawat Tariku Aviation yabg mengalami kecelakaan ketika mendarat di Bandara Distrik Siriwo, Kabupaten Paniai, Papua, Sabtu (1/8/2020) Dok Humas Polda PapuaPesawat Tariku Aviation yabg mengalami kecelakaan ketika mendarat di Bandara Distrik Siriwo, Kabupaten Paniai, Papua, Sabtu (1/8/2020)

KOMPAS.com- Kecelakaan terjadi, sebuah pesawat yang membawa paket sembako bantuan sosial (bansos) tergelincir di Papua, Sabtu (1/8/2020) sekitar pukul 11.45 WIT.

Pesawat berbadan kecil milik Tariku Aviation itu tergelincir saat melakukan pendaratan di Bandara Distrik Siriwo, Kabupaten Paniai, Papua.

Akibatnya, pesawat meluncur hingga keluar dari lintasan.

"Pesawat keluar landasan dan masuk ke semak-semak," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Baca juga: Pesawat Pengangkut Bansos ke Paniai, Papua, Tergelincir Keluar Landasan Saat Mendarat

Bawa sembako bansos

Ilustrasi berasKOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Ilustrasi beras
Pesawat Tariku Aviation PK-RBP tersebut berangkat dari Bandara Enarotali dengan tujuan Distrik Siriwo.

Pesawat membawa paket sembako sebanyak 100 karung beras dan 100 paket gula, kopi, garam, minyak, dan bahan pangan lainnya.

Rencananya pesawat tersebut terbang dua kali pada rute yang sama.

"(Karena) trouble di Bandara Distrik Siriwo sehingga pesawat tidak bisa kembali ke Bandara Enarotali," kata Kamal.

Baca juga: Detik-detik Ustaz Asmala Wafat Saat Sembelih Sapi Kurban, Tiba-tiba Lemas, Masih Memegang Golok

Ilustrasi pesawatShutterstock Ilustrasi pesawat

Kondisi awak pesawat

Beruntung kondisi awak pesawat tidak mengalami masalah serius.

Pilot Ramesi dan kopilot Edo yang membawa Pesawat Tariku Aviation PK-RBP hanya mengalami luka ringan.

Mereka telah dievakuasi ke Bandara Enarotali dengan menggunakan helikopter dan tinggal sementara di Guest House Bupati Paniai.

Untuk diketahui, Kabupaten Paniai adalah salah satu daerah yang berada di wilayah adat Mepago yang berada di gugusan Pegunungan Cartenz.

Sebagian besar akses ke Painai harus melelaui jalur udara, yakni dengan pesawat berbadan kecil.

Namun kini ada juga jalur darat melalui Kabupaten Nabire.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Regional
Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Regional
Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Regional
Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Regional
Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Regional
Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X