Lepas dan Mengamuk, Seekor Sapi Kurban di Salatiga Ditembak Polisi

Kompas.com - 01/08/2020, 15:28 WIB
Ilustrasi sapi hitam khas Jepang. Sapi ini penghasil daging wagyu. SHUTTERSTOCK/FEATHERCOLLECTORIlustrasi sapi hitam khas Jepang. Sapi ini penghasil daging wagyu.

SALATIGA, KOMPAS.com - Seekor sapi yang akan disembelih mengamuk di permukiman warga pada Sabtu (1/8/2020) pagi.

Karena tak bisa ditenangkan, sapi tersebut akhirnya ditembak anggota Polres Salatiga.

Kapolsek Sidorejo AKP Harjan Widodo mengatakan kejadian sapi lepas dan ngamuk tersebut terjadi di SMA Muhammadiyah Soka Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga.

"Iya benar tadi ada sapi lepas saat akan disembelih," jelasnya saat dihubungi.

Baca juga: Meninggal Saat Sembelih Sapi Kurban, Ustaz Asmala Disebut Punya Riwayat Jantung

Upaya untuk mengendalikan sapi yang lepas tersebut berlangsung dramatis.

" Sapi kurban yang lepas di SMA Muhammadiyah Soka dan lari ke pemukiman warga," jelas Harjan.

Karena warga kewalahan untuk menangkap kembali sapi tersebut, akhirnya meminta bantuan ke Polsek Sidorejo.

Kemudian ada patroli dari Sat Sabhara Polres Salatiga yang berupaya menenangkan sapi tersebut.

Namun karena gagal, sapi tersebut akhirnya ditembak oleh Bripka Tejo Wijayanto, anggota Sie Propam Polres Salatiga.

Baca juga: Cerita Sapi Kurban Mengamuk Saat Hendak Disembelih, Ditembak Polisi dan Terperosok ke Sungai

"Penembakan itu sebagai upaya untuk melumpuhkan sapi, penembakan dilakukan di lapangan sehingga aman meski ada masyarakat yang melihat," ungkapnya.

Setelah sapi ditembak dan terkapar, petugas kurban langsung melakukan penyembelihan saat sapi sekarat. Kemudian diikat dan diserahkan kepada panitia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X