Kompas.com - 31/07/2020, 14:58 WIB
Musen (65( dan Tou (42) duduk di rumahnya, Desa Lembang Lohe, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. KOMPAS.com/NURWAHIDAHMusen (65( dan Tou (42) duduk di rumahnya, Desa Lembang Lohe, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

KOMPAS.com - Kakak beradik Tuo (42) dan Becce (40) tersenyum lebar saat diberi hadiah balon oleh salah satu kerabatnya.

Kakak beradik asal Sinjai, Sulawesi Selatan, tersebut segera bermain dengan balon itu layaknya anak-anak.

Ya, kedua kakak beradik tersebut diduga mengalami kelainan yang mengambat pertumbuhan. Meskipun berusia dewasa, keduanya masih berperilaku layaknya anak-anak.

Baca juga: Baca juga: Cerita Kakak Adik yang Berusia 40 Tahun, tetapi Bersikap seperti Anak-anak

"Semua itu perlu pemeriksaan lebih lanjut agar dokternya bisa menentukan diagnosis penyakit," kata Kepala Puskesmas Mannanti Mukhtar.

Namun demikian, Mukhtar menduga, Tuo dan Becce mengalami sindrom Peter Pan yang disebabkan kekurangan enzim.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Tinggal di wilayah pelosok

Tuo dan Becce tinggal bersama ayahnya, Musen (65) di perkebunan di Desa Lembah Lohe, Kecamatan Tellu Limpoe.

Rumah mereka jaraknya lebih kurang 40 kilometer dari Kota Sinjai. Kondisi jalan menuju ke rumah Musen dan kedua anaknya juga belum beraspal.

Musen dan istrinya yang telah meninggal enam tahun lalu, memiliki 12 orang anak.

Enam orang anaknya hidup dengan normal dan kini telah berkeluarga.
Sedangkan, empat orang anaknya meninggal dunia. Lalu, dua lainnya yakni Tuo dan Becce.

Baca juga: Baca juga: Diduga Aniaya Istri di Depan Anak, Oknum Pengacara di Medan Ditangkap Polisi

Tak bisa berbicara sejak lahir

Sejak lahir, Tuo dan Becce tak bisa berbicara dan berjalan. Setiap hari, kakak beradik tersebut menghabiskan waktunya di ayunan yang ada di kamar mereka.

Kamar berukuran kecil tersebut juga digunakan untuk mandi, buang air besar dan buang air kecil.

Baca juga: Baca juga: Kisah Mulia Sekelompok Anak di Bogor, Hasil Nabung 10 Bulan Dibelikan 4 Sapi Kurban Seharga Rp 100 Juta

Saat ini, Tuo dan Becce tinggal bersama sang ayah. Meski telah berusia lanjut, Musen harus membesarkan kedua anaknya yang mengalami kelainan tersebut.

Dengan penghasilan tak menentu, Musen pun kesulitan memeriksakan kondisi kedua anaknya tersebut.

(Penulis: Kontributor Bulukumba, Nurwahidah | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief)

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X