Minta Maskawin Uang Rp 1.000, Widiawati: Memang Nazar, Tidak Ingin Repotkan Suami

Kompas.com - 30/07/2020, 07:29 WIB
Foto Pahrurrozi dan Widiawati usai melangsungkan pernikahan dengan maskawin 1000 rupiah KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDFoto Pahrurrozi dan Widiawati usai melangsungkan pernikahan dengan maskawin 1000 rupiah

KOMPAS.com - Sepasang pengantin asal Lombok viral di media sosial karena menikah dengan maskawin uang Rp 1.000 bergambar Kapten Pattimura.

Pasangan tersebut adalah Lalu Pahrurrozi (24), asal Desa Kuripan, Lombok Barat; dan Widiawati (22), asal Kelurahan Mandalika, Mataram, yang menikah pada Jumat (24/7/2020).

Widiawati mengaku, mahar uang Rp 1.000 itu merupakan permintaannya. Ia telah berjanji tak akan merepotkan suami dengan maskawinnya.

"Memang nazar dari awal, kalau ada jodoh tidak ingin merepotkan suami, biar sederhana saja," kata Widiawati saat ditemui Kompas.com, Rabu (29/7/2020).

Baca juga: Kronologi Penutupan Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, Berawal dari Konflik Kepengurusan

Widiawati juga sengaja meminta uang Rp 1.000 bergambar Kapten Pattimura.

"Mau gambar Pattimura karena yang suka dengan gambarnya," kata Widiawati.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kini, maskawin sederhana itu telah dilapisi plastik agar awet. Pasangan muda itu memajang uang tersebut sebagai kenang-kenangan.

Pahrurrozi mengaku agak kesulitan mencari uang Rp 1.000 bergambar Kapten Pattimura itu.

"Permintaannya memang sederhana Rp 1.000, tapi harus bergambar Patimura, lumayan sulit nyari, itu kemarin kita tukar dengan uang Rp 5.000," kata pria yang disapa Rozi ini.

Foto Pahrurrozi dan Widiawati usai melangsungkan pernikahan dengan maskawin 1000 rupiahKOMPAS.COM/IDHAM KHALID Foto Pahrurrozi dan Widiawati usai melangsungkan pernikahan dengan maskawin 1000 rupiah

Ingin tambahkan maskawin

Awalnya, Rozi ingin menambahkan seperangkat alat shalat dalam maskawinnya. Ia pun membujuk istrinya.

Namun, istrinya hanya ingin uang kertas Rp 1.000 bergambar Kapten Pattimura.

"Saya udah bilang sama dia agar maskawinnya tidak terlalu sedikit, bisa ditambah seperangkat alat shalat, tapi dia cuma mau Rp 1.000," kata Rozi.

Rozi membantah tudingan netizen yang menyebutkan dirinya mencari sensasi agar pernikahannya viral. Ia tak berniat menjadikan pernikahan itu viral.

Baca juga: Sederhana, Uang Rp 1.000 Bergambar Kapten Pattimura Jadi Mas Kawin Pasangan Ini

Ia malah menyayangkan ada pihak yang mengunggah video pernikahannya ke media sosial.

"Tidak ada niat untuk membuat diri kita viral, kita sayangkan juga yang upload di media sosial, tapi apa mau dikata, namanya juga media sosial," kata Rozi.

Menurut Rozi, pernikahan bukan main-main, tetapi merupakan hal yang sakral. Apalagi, lingkungan tempat tinggalnya sangat menjunjung tinggi nilai adat, budaya, dan agama.

(Kontributor Lombok Tengah, Idham Khalid)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X