Petani Ditemukan Tewas di Pematang Sawah, Badan Penuh Lumpur, Ada Luka di Wajah

Kompas.com - 30/07/2020, 07:16 WIB
Seorang anggota polisi sedang memeriksa kondisi jenazah seseorang yang ditemukan telungkup di pematang sawah di wilayah Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur. Dok: Polsek KadupandakSeorang anggota polisi sedang memeriksa kondisi jenazah seseorang yang ditemukan telungkup di pematang sawah di wilayah Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur.

CIANJUR, KOMPAS.com – Seorang petani di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bernama Ruslan (59) ditemukan tewas di pematang sawah di Kampung Gintung, Desa Sukaresmi, Kecamatan Kadupandak, Cianjur, Rabu (29/7/2020).

Korban ditemukan dalam kondisi telungkup dengan badan berkubang lumpur.

Informasi dari polisi, jenazah korban pertama kali ditemukan salahseorang kerabat korban yang tengah mencari keberadaan korban karena tidak pulang sejak Selasa (28/7/2020).

“Saat mencari ke sawah di area kehutanan saksi kaget melihat kondisi korban yang telungkup di pematang sawah,” kata Kapolsek AKP Deden Sulaeman dikutip dari rilis tertulis, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Mulai 1 Agustus 2020, Sebagian Sekolah di Cianjur Diizinkan Beroperasi

Saat pertama kali ditemukan, tubuh korban tidak bergerak sama sekali dan diduga telah meninggal dunia.

Saksi pun kemudian memberitahukan hal tersebut ke warga dan perangkat RT setempat untuk kemudian diteruskan ke aparat kepolisian.

“Personil kita langsung bergerak ke lokasi bersama tim medis puskesmas untuk menindaklanjuti dan penanganan,” ujar dia.

Baca juga: Tak Pakai Masker, Belasan Warga Cianjur Dihukum Kerja Sosial

Luka di wajah

Dari pemeriksaan awal, dikatakan Deden, terdapat sejumlah luka di bagian wajah korban.

“Ada luka sobek di bibir bawah sebelah kanan, memar di pelipis kanan dan leher serta telinga sebelah kiri mengalami pendarahan,” terangnya.

Namun, pihaknya masih menghimpun keterangan dari saksi-saksi untuk mengungkap penyebab kematian korban tersebut.

“Jenazah korban kita evakuasi ke rumah sakit Cianjur untuk kepentingan otopsi,” ujar Deden.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Regional
1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah 'Rapid Test' Ulang

1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah "Rapid Test" Ulang

Regional
Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Regional
Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Regional
Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Regional
Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Regional
Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Regional
Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Regional
11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X