Sekolah Ini Gelar Belajar Online untuk Siswanya Tanpa Kuota Internet

Kompas.com - 28/07/2020, 19:06 WIB
Ilustrasi PexelsIlustrasi

PADANG, KOMPAS.com - Mengurangi beban orangtua siswa, SMPN 6 Kota Padang Panjang menciptakan inovasi belajar daring tanpa kuota internet.

Kepala SMPN 6 Padang Panjang Muji Sirwanto menjelaskan, inovasi ini dilatarbelakangi kondisi orangtua siswa yang rata-rata buruh tani dan kondisi wilayah yang berbukit.

"Jika harus mempergunakan kuota internet yang dibeli tentu akan memberatkan orangtua siswa. Ditambah lagi kondisi tempat tinggal siswa di daerah perbukitan, siswa kesulitan mendapatkan sinyal," ucap Muji ketika dihubungi, Selasa (28/7/2020).

Baca juga: Rahasia Budi Sediakan Internet Murah untuk 1 Kampung di Garut

Muji menyebutkan, inovasi yang dilakukannya adalah dengan menciptakan alat yang diberi nama Remote Area Community Hotspot for Education and Learning (RACHEL).

Komponen RACHEL terdiri dari Raspberry P, adaptor, SD card 128 GB, dan penunjang lainnya, yang menampung seluruh tugas maupun pembelajaran baik berupa video modul-modul maupun buku elektronik.

Alat ditempatkan di daerah yang banyak dihuni siswa dan mudah dijangkau oleh mereka. Siswa bisa menjangkau alat ini dengan menghidupkan wifi pada ponsel android dengan radius 150 meter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian siswa mengunduh aplikasi RACHEL yang berisi materi ajar beserta tugas. Konten tugas terus diperbaharui oleh guru seminggu sekali.

"Satu sekali seminggu siswa akan mendekati spot yang telah ditentukan untuk men-download materi dan tugas, kemudian mereka pulang mengerjakan tugas. Setelah itu datang lagi untuk meng-upload tugas yang sudah dikerjakan," terang Muji.

Sementara untuk biaya pembuatan RACHEL ini, Muji mengaku diambil dari uang pribadinya dengan dibantu donatur.

"Dibutuhkan dana sekitar 24 juta rupiah di mana masing-masing alat membutuhkan anggaran sekitar 4 juta rupiah," ucapnya.

Baca juga: Berkat Pria Ini, 1 Kampung Nikmati Internet Rp 33.000 Per Bulan dan Siswa Bisa Belajar Online

Inovasi yang dibuat oleh SMPN 6 Padang Panjang ini telah menarik perhatian banyak pihak, termasuk Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Senin (27/7/2020) lalu Muji telah diundang untuk mendemostransikan inovasinya ini secara virtual di hadapan Deputi Bidang Pendidikan dan Agama Agus Sartono.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X