1 Penumpang Turunkan Kaki, Perahu Terbalik di Danau Tewaskan 3 Wisatawan

Kompas.com - 26/07/2020, 20:32 WIB
Seorang korban dievakuasi ke perahu oleh nelayan setelah 2 jam pencarian di danau Tempe, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Minggu, (26/7/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Seorang korban dievakuasi ke perahu oleh nelayan setelah 2 jam pencarian di danau Tempe, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Minggu, (26/7/2020).

SOPPENG, KOMPAS.com - Diduga kelebihan muatan, sebuah perahu di Danau Tempe, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, terbalik hingga mengakibatkan tiga orang tewas. Lima lainnya selamat dan dievakuasi oleh nelayan, Minggu (26/7/2020).

Peristiwa yang terjadi pada pukul 11.00 Wita, Minggu (26/7/2020) bermula saat sebuah perahu jenis katinting memuat delapan penumpang yang hendak menghabiskan hari libur di rumah terapung, Toddangsaloe, Kelurahan Limpomajang, Kecamatan Marioriawa.

Nahas dalam perjalanan, perahu terbalik dan mengakibatkan tiga warga Dusun Panci, Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, Rahmat Hidayat (17), Andi Dede Hardiyah Nugrah (26) dan Muhammad Rizaldi (23) meninggal dunia.

Baca juga: Tangis Orangtua Korban Perahu Terbalik di Ogan Ilir: Dia Anak Tunggal, Pergi Ziarah Tak Pamit...

 

Sementara lima korban selamat masing-masing Burhanuddin (23), Ahmad Firdiyan (12) dan Anca Setiawan serta Jumadi (20).

"Sejak tadi malam dia minta izin mau ke Danau Tempe untuk rekreasi," kata Rasidi (50), orangtua Rahmat Hidayat kepada Kompas.com melalui sambungan telepon.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, katinting itu terbalik setelah salah satu penumpang yang juga korban menurunkan kaki ke danau sehingga air masuk ke perahu.

"Baru seratus meter perahu jalan dan ada penumpang yang menurunkan kakinya, jadi masuk air," kata Jumaldi, pemilik perahu.

Baca juga: Perahu Terbalik saat Hendak Ziarah, 4 Guru Honorer di Ogan Ilir Tewas Tenggelam

Ketiga korban ditemukan di dasar danau setelah dua jam pencarian. Para korban langsung dievakuasi ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Marioriawa untuk dilakukan visum dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga masing-masing. Sementara penyebab kecelakaan perahu ini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

"Penyebabnya masih dalam penyelidikan dan tiga korban yang meninggal ini diketahui tak tahu berenang," kata AKP Syamsuddin, Kapolsel Marioriawa melalui pesan singkat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Regional
Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Regional
Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Regional
2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X