Pria Ini Hajar Seorang Ibu hingga Tewas usai Pelaku Katai Anak Korban Juling

Kompas.com - 26/07/2020, 19:29 WIB
Personel kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara pasca seorang ibu tewas setelah dianiaya tetangganya, di Dusun Janji Matogu, Pardomuan, Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, Jumat (24/7/2020). handoutPersonel kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara pasca seorang ibu tewas setelah dianiaya tetangganya, di Dusun Janji Matogu, Pardomuan, Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, Jumat (24/7/2020).

TAPANULI SELATAN, KOMPAS.com - Seorang ibu tewas setelah dianiaya seorang pria yang tidak lain merupakan tetangganya di Lingkungan V, Dusun Janji Matogu, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, Jumat (24/7/2020).

Korban meninggal di tempat setelah kepalanya dipukul pelaku menggunakan sepotong kayu secara bertubi-tubi.

Kepala Polisi Resor Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradhana Elhaj lewat Kasubbag Humas Ipda Asdul Pane mengatakan, kejadian tragis itu berawal saat L (12), putri korban mengadu kepada ibunya.

Baca juga: Mereka Tembak Paman Saya Dua Kali, lalu Aniaya Pakai Senjata Tajam

 Saat itu, L melintas di dekat rumah pelaku yang bersebelahan dengan rumah mereka. L dikatai juling oleh pelaku.

"Anaknya mengadu kepada korban karena dikatai juling oleh pelaku. Dan, kemudian korban mendatangi pelaku," ujar Ipda Asdul Pane lewat pesan singkatnya, Minggu (26/7/2020).

Asdul mengatakan, setelah mendengar aduan anaknya, korban dan pelaku bertengkar di depan rumah mereka.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelaku yang sudah tersulut emosi masuk ke rumahnya dan berusaha mencari sesuatu. Namun dihalangi oleh istrinya yang berusaha menenangkan dan menyudahi pertengkaran itu.

"Pelaku juga sempat mendorong istrinya hingga terjatuh karena berusaha menghalangi pelaku. Lalu pelaku kembali keluar rumah dan menemui korban," kata Asdul.

Saat keluar rumah, pelaku mengambil sepotong kayu dan langsung memukulkannya ke bagian belakang kepala korban.

Korban terjatuh, namun pelaku terus memukuli kepala korban. Akhirnya korban meregang nyawa dan kemudian meninggal di tempat.

"Korban meninggal dunia di tempat akibat dipukul menggunakan kayu di bagian kepalanya," ujar Asdul.

Baca juga: Sempat Sesumbar Tak Takut Polisi, Ayah yang Aniaya Anak Kabur Sebelum Ditangkap

Setelah kejadian itu, pelaku melarikan diri. Personel kepolisian yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Pelaku masih dalam penyelidikan. Kita sudah berkordinasi dengan istrinya agar datang menyerahkan diri," ucap Asdul.

Catatan: Judul berita ini sudah diganti dari awalnya, "Dikatai Juling, Pria Ini Hajar Seorang Ibu hingga Tewas".



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X