Ini Penyebab Santri Pondok Gontor 2 yang Positif Corona Cepat Sembuh

Kompas.com - 25/07/2020, 22:57 WIB
SEMBUH-- Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 kembali menyambut 23 santri yang telah dinyatakan negatif covid-19 di lapangan sintesa kampus 2, Sabtu (25/07/2020) pagi ini. KOMPAS.COM/Dokumemtasi Pondok Gontor 2SEMBUH-- Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 kembali menyambut 23 santri yang telah dinyatakan negatif covid-19 di lapangan sintesa kampus 2, Sabtu (25/07/2020) pagi ini.

PONOROGO, KOMPAS.com - Meski jumlah santri Pondok Modern Darussalam Gontor yang positif Covid-19 melonjak naik, namun penghuni pondok yang beralamat di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo itu banyak cepat sembuh.

Kondisi itu terjadi lantaran seluruh santri yang terpapar corona dalam kondisi sehat alias orang tanpa gejala (OTG).

Sejak kasus pertama positif Covid-19 ditemukan di Pondok Gontor 2, Selasa (6/7/2020) lalu, hingga kini sudah 85 penghuni pondok yang dinyatakan terpapar corona.

Kendati demikian, jumlah penghuni pondok yang dinyatakan sembuh juga banyak yakni 51 orang.

Baca juga: Sembuh dari Covid-19, 41 Santri Disambut Shalawat di Pondok Gontor 2

Dengan demikian, saat ini tinggal 24 penghuni Pondok Gontor 2 yang masih menjalani isolasi di rumah sakit.

Selain itu, dilaporkan tidak ada kasus kematian dari 85 penghuni pondok yang terpapar Covid-19. 

"Anak-anak kami meskipun dikatakan positif tetapi tetap sehat tidak ada gejala apapun," kata Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2, Muhammad Hudaya, dalam siaran persnya, Sabtu (25/7/2020).  

Hudaya menyampaikan hal itu saat menyambut 23 santri yang telah dipulangkan setelah dinyatakan negatif Covid-19, di Lapangan Sintesa Kampus 2, Sabtu (25/7/2020). 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Regional
Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Regional
KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Regional
Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Regional
Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Regional
Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Regional
Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

Regional
KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

Regional
11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

Regional
Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Regional
Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Regional
Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Regional
BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X