Pengakuan Imam Masjid yang Diserang Pakai Pisau: Dia Konsultasi Agama untuk Perbaiki Hidup...

Kompas.com - 25/07/2020, 11:14 WIB
Tangkapan layar video rekaman CCTV detik-detik penyerangan imam Masjid Al Falah Darul Muttaqin di Jalan Sumatera, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (23/7/2020) malam. Dok. istimewaTangkapan layar video rekaman CCTV detik-detik penyerangan imam Masjid Al Falah Darul Muttaqin di Jalan Sumatera, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (23/7/2020) malam.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Ustadz Yazid Umar Nasution (36) imam Masjid Al Falah Darul Muttaqin di Pekanbaru, Riau, diserang seorang pria menggunakan pisau, Kamis (23/7/2020) sekitar pukul 19.50 WIB.

Pelaku penyerangan, IM (24) warga Jalan Guru Sulaiman, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, kini sudah diamankan polisi.

Sebelum penyerangan terjadi, IM rupanya sedang berkonsultasi dengan Yazid.

Baca juga: Emosi Tak Diberi Solusi, Pria Serang Imam Masjid yang Berdoa

Yazid mengakui mengenal pelaku sekitar enam hingga tujuh bulan lalu.

"Dia konsultasi sama saya seputar agama, karena ingin memperbaiki hidupnya," akui Yazid saat diwawancarai wartawan, Sabtu (25/7/2020).

Dari beberapa pertemuan itu, lanjut dia, IM selalu datang akan memasuki waktu shalat ashar lalu berkonsultasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, beberapa solusi yang disampaikan, pelaku malah tidak terima.

''Karena saran saya tidak diterima, saya sarankan minta pendapat ustadz lain,'' kata Yazid.

Baca juga: Alasan Pelaku Serang Imam Masjid, Polisi: Kecewa dan Stres

Meski begitu, pelaku masih sering menghubungi korban. Namun, korban merasa sudah tidak nyaman lagi melayani pelaku.

''Dia ingin bertemu, saya jadi kurang nyaman. Maka pesan WA dan teleponnya memang saya abaikan dan mengarahkan minta pendapat ke ustadz lain," sebut Yazid.

Namun, pada Kamis malam pelaku datang ke Masjid Al Falah Darul Muttaqin di Jalan Sumatera, Kecamatan Pekanbaru Kota, untuk menemui Yazid.

Saat itu, Yazid sempat melihat pelaku di ruang tunggu imam sebelum takbir rakaat pertama shalat isya.

''Waktu mau takbir rakaat pertama, dia ada di dalam ruang tunggu seperti mau menemui saya, tapi tak jadi," ujarnya.

Usai shalat, Yazid dan jemaah berzikir lalu berdoa. Saat membaca doa itulah, IM tiba-tiba keluar dari ruang tunggu imam dan menyerang Yazid menggunakan pisau.

Beruntung Yazid cepat mengetahui serangan itu dan menangkisnya hingga terbalik ke belakang.

 

Pelaku kemudian menghunuskan kembali pisaunya hingga mengenai dada kiri korban.

"Saya berusaha menendang pelaku saat mau menusukkan pisaunya," kata Yazid.

Beberapa orang jemaag langsung mengejar dan mengamankan pelaku. Tak lama setelah itu, pelaku diamankan petugas dari Polsek Pekanbaru Kota.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara pelaku mengaku kecewa dan stress setelah berkonsultasi dengan korban.

"Menurut pelaku, dia pernah konsultasi dengan korban, tapi katanya tidak memuaskan. Itu keterangan yang kita dapat," sebut Nandang kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApps, Jumat (24/7/2020).

Dia mengatakan, pelaku akan dites kejiwaannya terkait penyerangan tersebut.

Selain itu, polisi telah memeriksa urine pelaku namun hasilnya negatif.

"Kami masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan saksi-saksi serta bukti dan petunjuk lain," pungkas Nandang.

Diserang saat berdoa

Diberitakan sebelumnya, aksi penyerangan terjadi terhadap imam Masjid Al Falah Darul Muttaqin di Jalan Sumatera, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru, Riau.

Aksi penyerang itu terjadi pada Kamis (23/7/2020) sekitar pukul 19.50 WIB, terekam kamera CCTV.

Rekaman CCTV yang beredar di media sosial, tampak seorang pria menyerang imam masjid menggunakan pisau.

Imam masjid bernama Ustadz Yazid Umar Nasution awalnya tampak sedang memimpin doa usai shalat isya berjemaah di Masjid Al Falah Darul Muttaqin.

Tengah berdoa, tiba-tiba datang seorang pria mengenakan jaket warna biru menyerang dari depan.

Pelaku langsung menghunuskan pisaunya ke arah dada imam, namun berhasil ditangkis oleh korban.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.